LANGKAT – koranmedan.com
Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti memimpin apel gabungan jajaran ASN Pemkab Langkat di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (8/9/2025).
Wakil Bupati menyampaikan pemerintah pusat telah menyalurkan Dana Desa (DD) kepada Pemkab Langkat sebesar Rp239.815.472.000.
Dana dialokasikan bagi 240 desa yang ada di Langkat dengan mekanisme penyaluran dua tahap, yakni 60 persen pada tahap pertama dan 40 persen pada tahap kedua pada Tahun Anggaran (TA) 2025.
“Dana Desa ini akan dikonsentrasikan pada program-program prioritas sesuai dengan ketentuan peraturan menteri keuangan dan peraturan menteri desa pembangunan daerah tertinggal,” ujar Tiorita.
Adapun prioritas penggunaan Dana Desa antara lain:
1. Penanganan kemiskinan ekstrem dengan alokasi minimal 15% dari anggaran desa,
2. Penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim,
3. Peningkatan layanan dasar kesehatan skala desa termasuk penanganan stunting,
4. Program ketahanan pangan,
5. Pengembangan potensi dan keunggulan desa,
6. Pemanfaatan informasi teknologi untuk percepatan implementasi desa digital,
7. Pembangunan berbasis karya tunai dan pemanfaatan bahan baku lokal.
Selain tekanan penggunaan Dana Desa yang tepat sasaran, Wakil Bupati mengajak seluruh perangkat desa mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurutnya, koperasi ini wadah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Koperasi desa adalah motor penggerak perekonomian lokal yang mampu memberikan akses modal dan peluang usaha bagi masyarakat. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama mendorong pendirian koperasi yang sehat dan berkelanjutan,” tegas Tiorita.
Apel pagi ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan ekonomi desa di Langkat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, diharapkan Dana Desa dan keberadaan koperasi menjadi pilar penting meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga pelosok desa.(*)
Editor: Zul Anwar
