Gubernur Bobby Tekankan OPD di Jajaran Rutin Sampaikan Program ke Publik

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah saat melakukan Konferensi Pers di Anjungan Dekranasda Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro 30 Medan, Rabu (17/9/2025). Hal tersebut dilakukan terkait Sumut yang telah meraih predikat Universal Health Coverage (UHC).
MEDAN: koranmedan.com
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pada organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk rutin menyampaikan program kepada publik, diantaranya melalui temu pers. Bobby ingin masyarakat luas terinformasi dan mendukung suksesnya program pembangunan di Sumut.
Hal tersebut disampaikan Bobby saat silaturahmi dengan wartawan beberapa waktu lalu di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman 41 Medan.
Saat itu, menurut Bobby, temu pers rutin bertujuan untuk transparansi sekaligus sosialisasi program Pemprov Sumut kepada publik. Bobby menegaskan, pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Oleh sebab itu, media merupakan salah satu unsur penting dalam menyukseskan pembangunan.
“Jangan hanya kegiatan Gubernur yang mereka (wartawan) ikut, tapi kalau bisa kegiatan OPD juga bisa ikut di lapangan,” kata Bobby saat itu.
Menindaklanjuti hal itu, temu pers pertama dilakukan di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30 Medan, Rabu (17/9/2025). Temu pers pertama ini dilakukan bersama narasumber Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut Dikky Anugerah, Kepala Dinas Kesehatan Faisal Hasrimi, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Timur Tumanggor dan Dirut RSU Haji Medan Sri Suriani Purnamawati melalui fasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut.
Tema yang diusung mengenai Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan berfokus utama pada pendidikan dan kesehatan.
Mengenai program kesehatan, Pemprov Sumut akan meluncurkan Program Berobat Gratis (PROBIS) dalam waktu dekat. Dengan program ini masyarakat Sumut akan bisa berobat hanya dengan KTP saja.
“Kita bukan hanya sekadar Universal Health Coverage (UHC) ecek-ecek, kita mau UHC betul-betul, kita punya komitmen serius” kata Kepala Dinas Kesehatan Faisal Hasrimi.
Tidak hanya itu, Faisal juga mengungkapkan saat ini Pemprov Sumut telah memberikan beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) pada tujuh orang putra/putri dari Kepulauan Nias. Nantinya para penerima beasiswa akan mengabdikan dirinya di Kepulauan Nias, sebagai dokter spesialis.
Selain kesehatan, dipaparkan juga beberapa PHTC. Salah satunya adalah Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG). Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut Dikky Anugerah, dengan program ini siswa/siswi SMA/SMK/SLB di Sumut akan bersekolah dengan gratis. Program ini akan dimulai pada tahun 2026.
“Mulai (2026) dari Kepulauan Nias, ini daerah yang masih jadi perhatian lebih, supaya bisa mengakselerasi pembangunan. PUBG ini akan memberikan pembebasan uang sekolah, kemudian 2027 masuk kepada kawasan Pantai Barat, kemudian di 2028 menyasar pada dataran tinggi dan seterusnya,” kata Dikky.
Sementara Dirut RSU Haji Medan Sri Suriani Purnamawati menyatakan kesiapan pihaknya mendukung pelaksanaan UHC di lapangan. Bahkan pihaknya sudah menyiapkan 15 unit ruang ICU untuk melayani semua lapisan masyarakat. *** (Zulmar)
