Diikuti Kelompok Perempuan Pengupas Tamin Desa Pakam, Tim Abdimas USU Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Inovasi Produk Berbasis Kalsium

BATUBARA: koranmedan.com
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (Abdimas USU) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan “Inovasi Produk Berbasis Kalsium Melalui Tata Kelola Limbah Tamin Oleh Kelompok Perempuan Pengupas Tamin Desa Pakam Kecamatan Medang Deras”. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batubara, Ahad (9/11/2025).
Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat tersebut diketuai Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D dengan Anggota Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si dan Siti Hazzah Nur RS, Sos, M.AP. Turut hadir sebagai motivator tamu Guru Besar Universiti Putra Malaysia Prof. Datuk ChM. Ts. Dr. Taufiq Yap Yun Hin.
Saat pembukaan, hadir Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batubara Dr. Ir. A Hakim Hasibuan, Ketua TP-PKK Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batubara, Kades Pakam Razali Pandiangan beserta istri dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batubara Dr. Ir. A Hakim Hasibuan menyambut positif dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang digelar Tim Abdimas USU terkait tata kelola limbah tamin. Disebutkan, dengan mengolah limbah tamin menjadi tepung kalsium dapat menjadi tambahan pendapatan warga untuk diaplikasikan ke berbagai makanan dan minuman.
Selain itu dijelaskan A Hakim, Desa Lubuk Cuik Kabupaten Batubara adalah sentra produsen cabai terbaik. Kini telah diolah menjadi cabai kering yang dapat bertahan lebih lama dengan harga lebih murah dari cabai segar.
Senada, Kades Pakam Razali Pandiangan menyambut positif dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan pelatihan inovasi produk berbasis kalsium melalui tata kelola limbah tamin. Sebelumnya warga Desa Pakam juga diberi pelatihan Tim Abdimas USU cara mereparasi HP rusak dan pengolahan kulit buah-buahan menjadi sabun cuci piring.
Sementara Guru Besar Universiti Putra Malaysia Prof. Datuk ChM. Ts. Dr. Taufiq Yap Yun Hin dalam motivasinya mengajak kelompok perempuan Desa Pakam dalam menjalani kehidupanuntuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta rasa syukur kepada Allah SWT.
“Sejalan itu mari kita kelola limbah yang terbuang selama ini dimanfaatkan menjadi produk yang berguna seperti tamin dan kulit kerang-kerangan lainnya. Bahkan Pak Sontang Sihotang sudah memanfaatkan tulang ikan menjadi produk kalsium terbaik untuk diaplikasikan ke berbagai produk makanan dan minuman. Ini sekaligus sebagai bentuk kesyukuran betapa alam yang diciptakan Allah untuk kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Prof. Taufiq.
Tugas perempuan, lanjut Prof. Taufiq, juga sangat mulia terutama dalam mendidik anak-anak menjadi generasi yang sholeh dan berguna bagi agama, bangsa dan negara.
Sosialisasi dan pelatihan turut diramaikan kesaksian tim penggerak Kalsium dari Desa Pakam dan Desa Medang Dusun Kuala Sipari, dan Dusun Pematang Eru.
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025.*** (Zulmar)
