Sabet 17 Emas, Medan Dominan di Kejurprov PBSI Sumut 2025

MEDAN: koranmedan.com
Kontingen PBSI Kota Medan tampil dominan di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Sumut 2025 dengan menyabet 17 dari 18 medali emas yang diperebutkan yang resmi berakhir Ahad/Minggu (30/11/2025) di GOR PBSI Sumut, Percut Sei Tuan, Deliserdang.
Tak hanya di emas, Medan juga sangat dominan di raihan perak dan perunggu. Total, Medan memboyong 17 emas, 12 perak, dan 31 perunggu di ajang tahunan PBSI Sumut tersebut tahun ini. Raihan tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang meraih 15 emas, 12 perak, dan 24 perunggu.
Penutupan Kejurprov dihadiri langsung Ketua Umum (Ketum) KONI Sumut, Hatunggal Siregar. Ia turut mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan kompetisi meski di tengah situasi Sumut yang sempat terdampak bencana alam.
“Kami menyambut gembira kegiatan PBSI Sumut yang telah melaksanakan Kejurprov dengan aman, tertib, dan lancar, walaupun di sela-sela adanya bencana alam di Sumatera Utara. Pelaksanaannya tetap berjalan dengan baik,” ujar Hatunggal.
Ia menilai Kejurprov tahun ini memperlihatkan munculnya banyak bibit-bibit potensial yang siap dibina untuk mewakili Sumut ke tingkat nasional.
“Kami melihat banyak bibit-bibit berpotensi yang bisa mewakili Sumut di tingkat nasional. Kejuaraan ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet bulutangkis di daerah,” katanya.
Hatunggal juga menegaskan bahwa pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumut 2026, bulutangkis akan menjadi salah satu cabang unggulan, dan atlet-atlet yang tampil di Kejurprov ini akan masuk dalam radar pemantauan.
“Saya kira dari segi atlet dan fasilitas lapangan, bulutangkis adalah salah satu cabang yang siap menyambut Porprov tahun depan. Prestasi yang diraih hari ini harus menjadi kebanggaan sekaligus motivasi agar Sumut bisa berkibar lebih tinggi di cabang bulutangkis,” ungkapnya.
Sementara Ketum Pengprov PBSI Sumut, Suripno Ngadimin diwakili Sekretaris Umum (Sekum) Kusprianto turut memberikan evaluasi positif terhadap pelaksanaan Kejurprov dan perkembangan prestasi atlet.
“Dilihat dari evaluasi, tahun ini ada peningkatan signifikan. Atlet dari kelompok usia dini hingga taruna bisa bersaing dan prestasinya meningkat. Kami harapkan mereka terus berjuang mencapai target yang diinginkan,” ujar Kusprianto.
“Memang diakui Medan adalah gudangnya atlet bulutangkis Sumut. Kapasitas dan kemampuan atlet Medan berada di atas daerah lain. Kami berharap Medan dapat mempertahankan prestasi ini,” tambahnya.
Kusprianto meminta daerah-daerah lain untuk menjadikan Medan sebagai contoh dalam pembinaan atlet. “Kami berharap daerah-daerah di luar Medan bisa bersaing, belajar, dan mengikuti pola pembinaan agar mampu bersaing di level lebih tinggi,” harapnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, pihaknya akan mengirim perwakilan dari hasil Kejurprov ini ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2025 yang dijadwalkan digelar 15-20 Desember mendatang.
“Berdasarkan edaran PBSI pusat, Kejurnas tahun ini mempertandingkan kategori Taruna dan Dewasa. Namun karena Kejurprov kita tahun ini tak ada kategori Dewasa, maka kami kemungkinan hanya mengirim kategori Taruna. Namun jika klub-klub (di Sumut) ingin mengirim atlet senior ke Kejurnas (kategori Dewasa), dipersilakan dan nanti coba kami mediasi ke pusat,” ujar Kusprianto.
Sementara Ketum KONI Medan, Aswindy Fachrizal turut memberikan apresiasi atas keberhasilan PBSI Medan mempertahankan gelar juara umum hingga lima kali berturut-turut. Menurutnya, capaian ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Medan.
“Ya kita sangat senang Kota Medan bisa menjadi juara umum lima kali berturut-turut. Ini suatu kebanggaan untuk Kota Medan. Kita berterima kasih kepada PBSI Kota Medan yang sudah mempertahankan prestasi ini,” ucap Aswindy.
“Kita berharap ke depan PBSI Kota Medan bisa terus mempertahankan prestasi ini, terutama bisa meningkat di kancah nasional maupun internasional demi nama baik Kota Medan,” tambahnya.
Sementara Pelatih Kepala PBSI Medan Afni Fadillah mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tahun ini. Ia menegaskan bahwa tambahan dua emas dari edisi sebelumnya merupakan bukti perkembangan yang signifikan di kalangan para atlet muda.
“Sangat terwujud ya (target). Tahun lalu kita mendapatkan 15 medali emas, sekarang 17 medali emas. Harapannya mereka bisa berprestasi lebih tinggi lagi. Kalau dari provinsi sudah bagus, semoga nanti di nasional bahkan internasional bisa bersaing,” ujar Afni.
Sebagai informasi, Kejurprov PBSI Sumut 2025 diikuti 412 pebulutangkis dari 19 Pengkot/Pengkab PBSI se-Sumut dengan menghelat 18 nomor pertandingan.*** (War)