Antrian BBM Mengular di Tanjungbalai, Pemko Pastikan Pasokan Aman

Foto Inzet Wakil Wali Kota Tanjungbalai Fadly Abdina dengan latar antrian pengendara di SPBU Kota Tanjungbalai (foto: Syafrizal Manurung)
T.BALAI: koranmedan.com
Antrian kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Tanjungbalai mengular dalam sepekan terakhir. Peningkatan jumlah pengendara yang membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) mendorong terjadinya penumpukan, terutama pada SPBU yang berada di jalur utama kota.
Pengawas SPBU 14213265 di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Sirantau Anwar menegaskan, antrean panjang tersebut tidak disebabkan kelangkaan ataupun berkurangnya pasokan dari Pertamina. Ia menyebut kepanikan masyarakat menjadi faktor dominan.
“Tidak ada kelangkaan BBM atau pengurangan pasokan yang kami terima,” ujar Anwar, Rabu (10/12/2025).
Anwar menjelaskan, kenaikan konsumsi terjadi sangat cepat dalam beberapa hari terakhir. Jika biasanya SPBU itu menjual 14 ton BBM dalam 16 jam operasional, kini seluruh pasokan harian sebanyak 16 ton habis hanya dalam waktu 9 jam.
“Biasanya 16 jam hanya 14 ton. Sekarang 16 ton habis dalam 9 jam,” tambahnya.
Untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, melakukan peninjauan dan koordinasi langsung ke Pertamina Fuel Terminal Kisaran. Ia datang bersama Plt Kadis Dagper Wiwi Fitria dan Kabag Perekonomian Rini Diana.
Dalam pertemuan tersebut, mereka bertemu Hanif Prajasa, Sales Branch Manager Medan Fuel Terminal Manager. Hanif memastikan kondisi pasokan BBM untuk Tanjungbalai telah berangsur normal usai peningkatan permintaan pascabencana alam dan keterlambatan pengiriman akibat cuaca ekstrem.
“Kondisinya sudah kembali normal. Kami meningkatkan distribusi ke seluruh SPBU reguler maupun SPBU nelayan,” jelas Hanif.
Wakil Wali Kota Muhammad Fadly menegaskan bahwa dari hasil pengecekan langsung, tidak ditemukan indikasi kelangkaan BBM di Tanjungbalai.
“Pasokan kita aman dan normal. Masyarakat tidak perlu panik, termasuk nelayan yang membutuhkan BBM untuk melaut,” ujar Fadly.*** (Syafrizal Manurung)