10 Hikmah di Balik Musibah

ilustrasi banjir.
MEDAN: koranmedan.com
Musibah atau bencana alam memiliki banyak hikmah yakni menjadi ujian keimanan, penghapus dosa, peningkat derajat, sarana muhasabah diri, pengingat akan kelemahan manusia, penumbuh empati, penguat solidaritas, pengingat nikmat Allah, dan pendorong untuk lebih dekat kepada-Nya, serta memberikan pahala besar bagi yang bersabar. Intinya, musibah adalah cara Allah menguji, membersihkan, dan meninggikan kualitas hamba-Nya yang beriman.
Demikian simpulan khutbah Jumat (26/12/2025) yang disampaikan Al Ustadz Dr. Mujahid, SPd.I di Masjid Darul Iman Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas.
Lebih jauh dipaparkan Ustadz Mujahid satu per satu hikmah di balik musibah tersebut:
Ujian Keimanan dan Kesabaran: Mengukur seberapa kuat iman dan kesabaran seseorang dalam menghadapi cobaan.
Penghapus Dosa: Musibah dapat menggugurkan kesalahan dan dosa-dosa kecil maupun besar, mengutip Al-Qur’an dan hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
Peningkat Derajat: Mengangkat derajat seseorang ke tempat yang lebih tinggi di sisi Allah SWT, bahkan bisa melebihi amal saleh biasa, seperti dijelaskan dalam Al-Qur’an.
Sarana Muhasabah Diri: Mendorong introspeksi dan evaluasi diri untuk kembali ke jalan yang benar,.
Pengingat akan Kekuasaan Allah: Menunjukkan bahwa manusia lemah dan hanya Allah yang Mahakuat,.
Penumbuh Empati dan Solidaritas: Membuat kita lebih peka terhadap penderitaan orang lain dan memperkuat rasa persaudaraan.
** Peringatan dan Teguran**: Sebagai pengingat atas kemaksiatan atau kedzaliman yang dilakukan.
** Pengingat Nikmat**: Menyadarkan betapa mahalnya nikmat yang sering kita lupakan, seperti kesehatan dan ketenangan.
** Mendekatkan Diri kepada Allah**: Mendorong doa, ibadah, dan penyerahan diri yang lebih tulus dan ikhlas,.
Pahala Besar di Akhirat: Kesabaran dalam musibah akan dibalas dengan kebahagiaan dan pahala yang tak terhingga di akhirat, seperti dijelaskan dalam Al-Qur’an.*** (Zulmar)