Disebutkan Al Ustadz, malam ini adalah malam penuh kemuliaan, keberkahan, dan kasih sayang (Lailatul Barakah/Rahmah), serta merupakan malam diputuskannya takdir selama 83 tahun ke depan. Ibadah di malam ini setara dengan ibadah selama 1.000 bulan. Karena itu penting untuk diraih karena hanya terjadi satu malam dalam setahun.
Lailatul Qadar diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, khususnya pada malam-malam ganjil (21, 23, 25, 27, atau 29).
Beberapa tanda yang disebutkan dalam hadits termasuk malam yang tenang, tidak panas dan tidak dingin, terang, dan pagi harinya matahari terbit tanpa sinar yang menyilaukan.
Amalan apa yang Dianjurkan? Menurut Al Ustadz, Umat Islam dianjurkan meningkatkan atau memperbanyak ibadah, seperti iktikaf di masjid, shalat malam (tarawih/tahajud), membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, berdoa, serta bersedekah sejak usai shalat maghrib hingga terbit fajar atau waktu subuh. Jika tak sempat dikerjakan di masjid dapat dilaksanakan di rumah masing-masing.
