Liga 4 Sumut: Pesta Gol, Binjai City Juara Tiga
MEDAN: koranmedan.id
Laga perebutan tempat ketiga Liga 4 Sumatera Utara 2025/26 Piala Gubernur Sumatera Utara berubah menjadi pesta gol. Binjai City Sport Club tampil menggila dan membantai Batubara United dengan skor telak 8-1 dalam laga di Stadion Mini Pancing, Medan Estate Deliserdang, Kamis (16/4/2026) sore.
Sejak menit awal, Binjai City langsung menunjukkan dominasi. Aldino membuka keran gol pada menit ke-16, sebelum Dinan Syahbani menggandakan keunggulan di menit ke-40. Situasi semakin sulit bagi Batubara setelah Alaska Yuda menerima kartu kuning kedua pada menit ke-38, memaksa timnya bermain dengan 10 orang.
Memasuki babak kedua, Binjai City kian tak terbendung. Dimas Sumantri mencetak gol di menit ke-58, disusul rangkaian gol cepat dari Fachri Andika (72’, 90’), Hibul Situmorang (74’, 76’), dan Abdul Maulidan (83’) yang membuat skor membengkak drastis.
Batubara sempat memperkecil ketertinggalan lewat titik putih pada menit ke-71 melalui Risdo Amin Saragih, namun gol tersebut tak mampu membendung gelombang serangan Binjai City.
Pelatih Binjai City, Amran, mengaku puas dengan respons timnya setelah kegagalan di semifinal. Apa lagi Binjai United menjadi tim yang difavoritkan untuk juara setelah melangkah paling mulus di babak grup maupun fase setelahnya.
“Memang kemarin kami lengah (di semifinal menghadapi Paya Bakung) dan tidak bisa memanfaatkan peluang. Tapi hari ini anak-anak menunjukkan kualitasnya. Secara teknis tidak ada masalah,” ujarnya usai laga.
Ia juga menyinggung target tim yang dia yakin masih terbuka ke depan. “Target awal kami sebenarnya juara atau minimal lolos ke tingkat nasional. Sekarang kami tinggal menunggu peluang itu, masih ada apa tidak, tergantung Asprov (PSSI Sumut),” tambahnya.
Amran turut mengapresiasi kerja keras tim yang dibangun dalam waktu singkat. “Persiapan kami hanya sekitar sebulan, bahkan sempat satu minggu puasa seleksi. Tapi hasil ini cukup memuaskan,” katanya.
Di sisi lain, pelatih Batubara United, Agung Pramana, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski harus menelan kekalahan telak.
“Alhamdulillah, ini sudah sejauh yang bisa kami capai. Kami bukan tim unggulan, tapi pemain sudah bekerja keras. Saya apresiasi mereka dan juga manajemen,” ucapnya.
Ia juga mengakui keunggulan lawan pada pertandingan tersebut. “Kita akui hari ini Binjai mainnya sangat bagus,” lanjutnya.
Agung menjelaskan bahwa timnya datang dengan kondisi tidak ideal. “Banyak pemain cedera dan akumulasi. Bahkan ada yang tidak hadir dan beberapa sedang ujian nasional, jadi kami harus melakukan rotasi,” jelasnya.
Meski gagal meraih posisi ketiga, Batubara tetap bersyukur dengan pencapaian mereka hingga semifinal. “Target awal sebenarnya ke final, tapi kami bisa sampai semifinal sudah patut disyukuri,” ungkapnya.
Adapun laga final Liga 4 Sumut support by Bank Sumut ini mempertemukan duel antara Paya Bakung United vs PS Kwarta di Stadion Mini Pancing pada Jumat (17/4/2026) sore.*** (War)
