Foto tangkapan layar bertanda lingkaran kiri adalah pelaku curaCnmor Scoopy Nopol BK 4847 AJC, sedangkan bertanda lingkaran kanan pelaku curanmor PCX Nopol BK 4860 QAJ berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Pelaku Curanmor Semakin Nekat Beraksi di Ruang Publik Kota Tanjungbalai
T.BALAI: koranmedan.id
Pelaku tindakan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tampaknya semakin berani dan nekat melakukan aksinya di ruang publik Kota Tanjungbalai. Dalam sepekan terakhir, dua warga Kota Tanjungbalai menjadi korban pencurian kendaraan bermotor di lokasi berbeda.
Peristiwa pertama menimpa Agus yang kehilangan satu unit sepeda motor merek Honda Scoopy bernomor polisi BK 4847 AJC. Motor tersebut hilang saat korban baru saja turun dari kendaraannya di sebuah warung di Jalan Besar Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 18.12 WIB.
Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, dua pria yang mengendarai sepeda motor Honda Vario terlihat mengintai kendaraan korban dari belakang sebelum membawa kabur sepeda motor tersebut.
Selang tiga hari kemudian, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 20.05 WIB, aksi serupa kembali terjadi. Kali ini, korban adalah pengurus BKM Masjid Saksi yang juga menjabat sebagai Ketua Baznas Kota Tanjungbalai, Indra (43)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban Indra, warga Kelurahan TB III, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, saat itu sedang menunaikan shalat Isya di Masjid Saksi.
Seperti biasa, Indra memarkirkan sepeda motor Honda PCX miliknya bernomor polisi BK 4860 QAJ di area parkir masjid. Namun, usai melaksanakan shalat, ia terkejut saat mendapati sepeda motor beserta kunci kontaknya telah hilang dari lokasi parkir.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) masjid menunjukkan seorang pria diduga telah merencanakan aksi pencurian tersebut. Pelaku terlihat berada di dalam masjid dan menunggu seluruh jemaah fokus beribadah sebelum melancarkan aksinya.
Dalam rekaman itu, pelaku tampak mengambil kunci kontak yang berada di samping korban, lalu bergerak menuju area parkir dan membawa kabur sepeda motor milik korban.
Korban mengaku tidak menyangka sama sekali akan kehilangan kendaraan di tempat ibadah yang juga menjadi lokasi dirinya bertugas sebagai pengurus masjid.
“Sama sekali tidak menyangka, karena kunci sepeda motor itu saya letakkan di samping saya,” ujar Indra kepada wartawan.
Usai kejadian, Indra langsung membuat laporan resmi di SPKT Polres Tanjungbalai. Ia meminta aparat kepolisian segera bertindak cepat untuk menangkap pelaku dan memberikan efek jera.
“Saya berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku Curanmor yang beraksi di Kota Tanjungbalai, khususnya yang menimpa saya. Dengan tertangkapnya pelaku, saya berharap kendaraan saya bisa kembali,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Kota Tanjungbalai AKP Bram Candra belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi terkait semakin beraninya pelaku Curanmor beraksi di ruang publik.
Sementara Kasi Humas Polres Tanjungbalai IPDA Muhammad Ruslan menyebutkan pihak Polres Tanjungbalai sedang melakukan pencarian terhadap kedua pelaku Curanmor tersebut.
“Sedang dilakukan pencarian terhadap pelaku pencurian,” kata IPDA Muhammad Ruslan dalam pesan tertulisnya.
Namun saat ditanya apakah pihak Polres Tanjungbalai sudah mengetahui identitas dari pelaku curanmor, IPDA Ruslan belum memberikan jawaban.*** (Syafrizal)
