Foto bersama di sela pertemuan kolaborasi.
Kolaborasi Pramuka USU dan Sergai Tangani Potensi Limbah Pesisir
SERGAI: koranmedan.id
Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Serdang Bedagai (Sergai) dan Gugus Depan (Gudep) Pramuka Universitas Sumatera Utara (USU) memperkuat komitmen kolaborasi melalui pertemuan silaturahmi strategis. Pertemuan kolaborasi yang berlangsung di kediaman Kak Usman Effendi Sitorus atau panggilan Akrabnya Kak Ustor itu menjadi momentum penting dalam perancangan tata kelola limbah pesisir berbasis inovasi serta penguatan karakter masyarakat.
Pertemuan mengadopsi Model Kolaborasi Kemitraan Hepta Helix (7 Stakeholder Pemangku Kepentingan) yang akan menyinergikan. harmonisasi, mengintegrasikan secara simultan dan berkelanjutan kepada 7 komponen pihak yang terlibat secara kolektif yakni ; Pemerintah (Pemkab Sergai), Industri BUMDES, BUMD, BUMN yang relevan dengan output produk inovasi & visi misi Kwarcab Sergai.
Perguruan Tinggi (akademisi USU yang tergabung dalam Gudep USU), Perbankan (Bank Mitra seperti Bank Sumut, Media (Garuda News, etc), NGO mitra yang relevan.
Filantropi yang relevan sesuai visi misi Kwarcab Sergai) yang akan saling bermitra berfokus kepada agenda Layanan
Pramuka Peduli Sergai terutama dalam pokok pembahasan meliputi:
Inovasi Produk : Transformasi limbah menjadi produk inovasi bernilai tinggi seperti karbon dan kalsium.
Tanggap Bencana : Kesiapsiagaan kolektif menghadapi tantangan geografis di wilayah pesisir.
Character Building : Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembinaan karakter masyarakat Sergai.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Ustor Sitorus selaku perwakilan Pengurus / Ketua Harian Kwarcab Sergai menyampaikan pernyataan penting terkait dukungan penuh Pemerintah Daerah (Pemkab). Beliau menegaskan bahwa Pemkab Sergai berkomitmen mewujudkan impian besar bagi dunia kepramukaan (Kampus Pramuka) di wilayah tersebut.
Sergai Sebagai “Kampus Pramuka & 1 Desa 1 Gudep “
“Pemerintah Daerah Serdang Bedagai ingin mewujudkan harapan agar Pramuka hadir sampai ke akar rumput, sebab akar rumput mudah diracun dan dicabut. Namun karena Kwarcab Sergai bervisi, Melalui Gerakan Kampus maka potensi ke depan positif dapat diraih.
Pramuka nantinya dapat menjadi alternatif solusi kehidupan.
Mengatasi masalah dengan pengabdian & keterampilan.
Melalui Motto ‘1 Desa 1 Gudep’, kolaborator ingin memastikan bahwa setiap desa memiliki pusat pembinaan karakter yang aktif, sehingga sinergi dengan perguruan tinggi seperti USU dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat desa,” ujar Kak Ustor Sitorus.
Langkah konkret dari pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti dengan agenda pertemuan bersama Rektor Universitas Sumatera Utara yang juga Kamabigus Pramuka USU. Agenda utama meliputi Pelantikan Gudep USU sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gudep Pramuka USU dan Kwarcab Pramuka Serdang Bedagai. Kerjasama ini akan mencakup aspek pembinaan, pengabdian masyarakat, serta penguatan sinergi antara Gudep Pramuka USU dan Kwarcab Sergai.
Hadir dalam pertemuan tersebut pengurus harian Kwarcab Sergai, yakni Kak Ustor Sitorus, Arif Lubis, dan Dedi Nurniadi. Sementara dari pihak Gudep Pramuka USU hadir Kak Martony Calvein, Samwidy Arimbi, Dara Aisyah, Muhammad Sontang Sihotang (ms2), Ulil Amri, Yulia Pratiwi, dan Alfathan Bagus Kurnia.
Pertemuan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, sebelum akhirnya ditutup menjelang waktu Zuhur.
Tentang Kwarcab Serdang Bedagai
Organisasi kepanduan Kabupaten Serdang Bedagai yang berfokus pada pengembangan pemuda dan pengabdian masyarakat melalui nilai-nilai Trisatya dan Dasa Dharma.
Tentang Gudep Pramuka USU:
Gugus Depan di bawah naungan Universitas Sumatera Utara yang mengintegrasikan nilai akademik dan riset ke dalam kegiatan kepramukaan untuk pengabdian bangsa yang dalam periode kepengurusan Pramuka USU akan di susun peta jalan konstruktif.*** (Ril/Zulmar)
