Satpol PP dan PD Pasar Lakukan Penertiban
SIDIKALANG: koranmedan.id
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dairi bersama PD Pasar Sidikalang kembali melakukan patroli, penataan, dan penertiban di kawasan Pusat Pasar Sidikalang, Sabtu (23/5/2026).
Penertiban dimulai dari sejumlah titik padat aktivitas pedagang dan lalu lintas, di antaranya Jalan Sekolah, Jalan Boang, Jalan Klasen, Jalan Trikora, Jalan Pekan, hingga Jalan Dairi dengan menurunkan personil Satpol-PP berjumlah 10 orang dan 20 orang personil PD pasar Sidikalang..
Kepala Satpol PP Kabupaten Dairi Horas Pardede menjelaskan, operasi yang dilaksanakan guna ketertiban dan ketenteraman. “Penertiban ini bukan semata untuk melakukan tindakan hukum, tetapi juga untuk menciptakan kawasan pasar yang tertib, aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat. Kami ingin memastikan aktivitas perdagangan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Horas Pardede.
Dijelaskan, kegiatan operasi juga melakukan monitoring menyeluruh terhadap para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih berjualan di luar batas area pasar yang telah ditentukan. Sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengawasan antara lain Jalan Sekolah, Jalan Boang, Jalan Trikora, dan Jalan Pekan.
“Dari hasil patroli di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah pedagang yang melanggar ketentuan Peraturan Daerah (Perda),” kata Horas.
Ditegaskan, Sebagai bentuk penegakan aturan, tim gabungan mengambil tindakan tegas dengan menyita barang dagangan milik pedagang yang tetap membandel. Barang-barang hasil penertiban kemudian diamankan ke kantor Satpol PP untuk proses lebih lanjut.
“Langkah itu dilakukan guna memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan para pedagang agar menaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” tegasnya.
Selain PKL, petugas juga menemukan sejumlah permasalahan lalu lintas yang dinilai semakin memperparah kondisi kemacetan di Pusat Pasar Sidikalang. Saat patroli di Jalan Sekolah dan Jalan Trikora, banyak becak terlihat parkir berlapis di badan jalan serta sejumlah sepeda motor yang melawan arus.
“Kondisi tersebut dapat membahayakan para pengguna jalan dan mengakibatkan arus lalu lintas macet,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat memiliki kesadaran akan ketertiban yakni harus menghormati kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.
“Pasar yang tertib akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan mendukung kelancaran aktivitas,” pungkZ Kasatpol PP Horas Pardede.*** (mata)
