Konjen India Medan Ravi Shanker Goel.
Ravi Shanker Goel Apresiasi Kerjasama GAPKI – India
MEDAN: koranmedan.id
Konsul Jenderal (Konjen) India Medan Mr. Ravi Shanker Goel mengapresiasi Kesepakatan kerjasama antara Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Solvent Extractors’ Association of India (SEA), dan Asian Palm Oil Alliance (APOA) yang ditandatangani pada ajang GlobOil India 2025.
“Kerjasama tersebut tentunya diharapkan mampu mendongkrak perdagangan minyak sawit Indonesia ke pasar India,” sebut Ravi dalam keterangannya di Medan, Selasa (3/6/2026).
Sementara keterangan dihimpun Koranmedan.id, hingga semester I 2026, peningkatan permintaan yang diharapkan belum sepenuhnya terealisasi akibat ketidakpastian geopolitik global yang masih memengaruhi arus perdagangan komoditas.
Terpisah, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengatakan, kerjasama tersebut sejatinya memberikan sentimen positif bagi pasar minyak sawit Indonesia di India.
Menurut Eddy Martono, berbagai program promosi bersama, pertukaran informasi, hingga penguatan hubungan antarpelaku industri telah berjalan sesuai kesepakatan yang tertuang dalam nota kesepahaman.
“Kalau tidak terganggu perang sebenarnya permintaan ke India naik,” kata Eddy, kepada wartawan, Ahad (31/5/2026).
Ia menjelaskan, kondisi geopolitik yang terjadi di kawasan timur tengah telah memengaruhi stabilitas perdagangan internasional, termasuk pasar minyak nabati. Ketidakpastian tersebut membuat sebagian pelaku usaha dan importir mengambil langkah lebih hati-hati dalam melakukan pembelian.
Meski demikian, Eddy menilai pondasi kerjasama yang telah dibangun bersama SEA dan APOA tetap memberikan manfaat jangka panjang bagi industri sawit Indonesia. Hubungan yang semakin erat antara produsen dan konsumen dinilai mampu memperkuat posisi minyak sawit Indonesia di pasar Asia.
“Kerjasama ini tetap penting karena membuka komunikasi yang lebih intensif antara industri sawit Indonesia dan pengguna minyak sawit di India. Jadi ketika kondisi pasar kembali normal, peluang peningkatan perdagangan akan lebih besar,” ujarnya.
Diketahui, India masih menjadi salah satu pasar ekspor minyak sawit terbesar bagi Indonesia. Tingginya kebutuhan minyak nabati negara tersebut membuat prospek permintaan jangka panjang tetap dinilai menjanjikan.*** (Zulmar)
