Masyarakat Diimbau Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sumatera Utara
MEDAN: koranmedan.com.id
Balai Besar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Sumatera Utara mengeluarkan informasi peringatan mingguan terkait kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat di wilayah Sumatera Utara.
Terkait itu Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Dr. Hendro Nugroho, M.Si mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang diprakirakan masih berpeluang terjadi di berbagai wilayah Sumatera Utara selama periode 20–27 Juli 2026.
Kondisi tersebut, kata Nugroho, dipengaruhi oleh masih aktifnya gelombang atmosfer, adanya belokan angin (shearline) di wilayah barat Sumatera, suhu muka laut yang hangat, serta kondisi atmosfer yang labil sehingga mendukung pembentukan awan hujan. Pada pagi hingga siang hari cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan, namun pemanasan pada siang hari berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif yang dapat menyebabkan hujan lebat disertai angin kencang pada sore hingga malam hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat meliputi Kabupaten Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batubara, Asahan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Simalungun, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Kota Medan, Binjai, Pematangsiantar, Sibolga, Gunungsitoli, serta wilayah Kepulauan Nias.
Nugroho mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan angin kencang, terutama bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana. Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Dalam prospek cuaca tersebut, BMKG juga mengimbau pemerintah daerah agar terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
Masyarakat juga diharapkan menjadikan informasi resmi BMKG sebagai rujukan utama melalui kanal resmi BBMKG Wilayah I Medan maupun media sosial @infobmkgsumut.*** (War)
