Petugas Paviliun Pemko Padangsidempuan Keisya Siagian saat melayani pengunjung PRSU yang meminta informasi terkait peluang investasi.
Paviliun Pemko Padangsidempuan Tawarkan Ramah Investasi kepada Pengunjung PRSU
MEDAN: koranmedan.com.id
Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidempuan proaktif menawarkan ramah investasi bagi calon investor yang mengunjungi Paviliun yang dulu masih masuk dalam wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) itu di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026.
Menurut Keisya Siagian petugas Paviliun kepada kru Media Center, Ahad/Minggu (26/7/2026), sebagaimana disampaikan Bapak Wali Kota dr. Letnan Dalimunthe, M.Kes dan Wakil Wali Kota Padangsidempuan H. Harry Pahlevi Harahap berbagai peluang investasi strategis bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Kota Padangsidempuan.
“Apalagi Komitmen Pemerintah Kota Padangsidimpuan menciptakan iklim usaha yang ramah investasi dengan keunggulan geografis, infrastruktur yang memadai, dan sumber daya manusia yang terampil sehingga menjadi daya tarik bagi para investor baik dari dalam maupun luar negeri,” sebut Keisya.
Ada enam sektor unggulan, lanjut Keisya yang menjadi fokus pengembangan investasi, di antaranya sektor Pendidikan di mana kota ini memang terkenal sebagai pusat pendidikan terbesar kedua setelah Kota Medan sehingga terbuka peluang bagi swasta untuk berinvestasi di sektor pendidikan formal dan nonformal.
Sektor strategis kedua adalah di bidang perdagangan dan jasa. Terutama potensi besar ada di sektor pasar modern, waralaba, dan UMKM seiring dengan tingginya daya beli masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padanglawas dan Kabupaten Padanglawas Utara.
Sektor ketiga, jelas Keisya mencakup sektor pariwisata di mana keindahan alam dan budaya, seperti Bukit Simarsayang dan Sungai Batang Ayumi, dan kawasan Batu Nadua terbuka peluang bagi investor untuk mengembangkan sektor pariwisata, hotel berbintang, serta restoran dan tempat rekreasi.
“Kemudian sektor keempat adalah di bidang pertanian: Didukung dengan lebih dari 13.000 petani, Kota Padangsidempuan berpotensi menjadi pusat distribusi hasil pertanian dan alat pertanian. Begitu juga dengan sektor pergudangan dan logistik didukung letak geografis yang strategis menjadikan sektor logistik sebagai sektor yang potensial, termasuk pembangunan gudang modern dan cold storage,” ungkap Keisya.
Menurut Keisya yang masih kuliah di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara itu, konektivitas regional memposisikan keberadaan Kota Padangsidempuan sebagai simpul penghubung Sumatera akan memberikan potensi besar untuk pengembangan sektor transportasi dan konektivitas. Karena itu Pemerintah Kota Padangsidempuan memastikan komitmen penuh untuk memberikan kemudahan dalam perizinan, pendampingan teknis, serta menjalin kolaborasi aktif dengan investor.
“Pemerintah Kota Padangsidempuan membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor untuk berinvestasi di Kota Padangsidimpuan. Saatnya kota ini bangkit menjadi kota mandiri dengan daya saing tinggi,” tambah Keisya.
Terpisah beberapa waktu lalu, Direktur Utama PT. Suriatama Mahkota Kencana/PT Suzuya Aldes Maryono menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan Pemko Padangsidempuan untuk berinvestasi di wilayah Kota Padangsidempuan. PT Suzuya, yang telah beroperasi selama 43 tahun di sektor retail superstore, memiliki visi untuk membangun dua hingga tiga proyek setiap tahun.
“Kami memperluas jaringan pusat perbelanjaan di daerah-daerah yang belum memiliki fasilitas belanja yang memadai, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal
Saya mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Padangsidempuan dalam memfasilitasi investasi. Dengan perizinan yang cepat, kami bisa menyelesaikan proyek dalam waktu setahun,” ucapnya.
Aldes Maryono berharap kerjasama antara Pemerintah Kota Padangsidempuan dan PT Suzuya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor retail.
“Kami berkomitmen untuk terus berinvestasi dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Kota Padangsidimpuan,” ungkap Aldes Maryono.
Selain menawarkan ramah investasi bagi calon investor, Paviliun Pemko Padangsidempuan juga mempromosikan berbagai produk UMKM warganya berupa cemilan, fashion, souvenir dan lain-lain. Di teras depan Paviliun bahkan dijual es krim rasa Salak, buah ikonik Tapsel dan Kota Padangsidempuan.*** (Zulmar)
