Jika Allah Belum Berkahi Hidup, TGB Ahmad Sabban: “Periksa Taqwamu”
SIMALUNGUN: koranmedan.com.id
Tuan Guru Batak (TGB) Syeikh Dr. Ahmad Sabban Elrahmaniy Rajagukguk, MA mengingatkan jamaah yang memadati Masjid Syeikh Abdurrahman Rajagukguk QS Komplek Serambi Babussalam Nagori Jawa Tongah Simalungun untuk melakukan introspeksi tentang ketaqwaan.
“Jika Allah belum memberi keberkahan dalam hidup, maka periksa taqwamu,” ungkap Ahmad Sabban,” pada kajian bakda Zuhur di sela peringatan Haul ke-17 Syeikh Abdurrahman Rajagukguk QS Pendiri Pondok Pesantren Persulukan Serambi Babussalam Nagori Jawa Tongah, Sabtu (17/10/2026).
Pemeriksaan ketaqwaan inilah yang dijalani TGB Syeikh Abdurrahnan saat mendalami ilmu tasawuf dari sejumlah guru termasuk Tuan Guru Besilam Langkat Syeikh Wahab Rokan.
Metode pemeriksaan ketaqwaan yang dijalani Syeikh Abdurrahman adalah dengan memperkuat dan memperbanyak amal shaleh dengan senantiasa shalat fardhu berjamaah di awal waktu, shalat tahajjud setiap malam dan memperbanyak zikir di sepanjang malam sebagaimana diamalkan Rasulullah Nabi Muhammad SAW.
“Dengan ketaqwaan yang istiqomah, maka keberkahan secara bertahap diturunkan Allah kepada Syeikh Abdurrahman melalui tahapan perkembangan jamaah yang terus bertambah mengunjungi Ponpes Persulukan Serambi Babussalam Nagori Jawa Tongah. Tak hanya warga biasa dari berbagai suku dan agama, tetapi dari kalangan pejabat negara kesatuan Republik Indonesia dari berbagai daerah juga berdatangan ke Serambi Babussalam menyampaikan rasa sukacita dan syukur kepada Syeikh Abdurrahman Rajagukguk berikut kepada keturunan atau dzuriatnya yakni Ahmad Sabban Elrahmaniy yang kini melanjutkan kepemimpinan Ponpes Persulukan Serambi Babussalam Nagori Jawa Tongah.
“Inilah kedahsyatan ketaqwaan kepada Allah yang perlu kita tiru dan teladani dari perjalan hidup TGB Syeikh Abdurrahman Rajagukguk QS,” tutup Ahmad Sabban seraya mengajak jamah membaca Alfatihah dan beberapa surat Al-Qur’an lainnya.
Dulu di awal bermukim, penduduk Nagori Jawa Tongah mayoritas beragama Kristen, namun belakangan meningkat penduduknya beragama Islam atas keberadaan Ponpes Persulukan Serambi Babussalam. “Alhamdulillah,” ucap Ahmad Sabban sembari menutup kajiannya.*** (Zulmar)
