Bupati Deli Serdang Apresiasi Kegiatan Sosial Forsi
DELISERDANG: koranmedan.com.id
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui sambutan Bupati yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adela Sari Lubis mengapresiasi kegiatan sosial Forum Silaturahmi (Forsi) di Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Ahad (25/10/2026).
Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mengambil inisiatif menyelenggarakan kegiatan sosial donor darah dan pemberian tali asih kepada kaum duafa sebagai bentuk nyata kepedulian kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, saya menyampaikan apresiasi kepada Forsi dan seluruh pihak yang telah menggagas kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan M.Ked(PD), SP.Pd dalam sambutannya.
Bupati juga menekankan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. Setiap darah yang disumbangkan berpotensi membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan.
Sementara pemberian tali asih kepada kaum duafa mencerminkan solidaritas dan perhatian terhadap masyarakat yang memerlukan dukungan.
Menurut Bupati, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kesediaan masyarakat untuk saling membantu.
Karena itu, Bupati berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada hari ini saja. Kepedulian harus terus kita bangun, baik melalui aksi sosial, gotong royong, maupun perhatian terhadap masyarakat di lingkungan kita masing-masing,” pesan Bupati dalam sambutan yang dibacakan Adela Sari Lubis.
Sementara Kades Sampali Ruslan mengakui kegiatan bakti sosial yang digelar Forsi menjadi pengingat semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya diperingati melalui upacara dan seremoni. “Nilai persatuan, solidaritas, serta semangat kebangsaan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi sesama,” ungkap Ruslan.
Melalui donor darah dan pemberian tali asih kepada kaum duafa, Forsi berupaya menanamkan semangat berbagi sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut, kata Ruslan lebih kanjut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian, mempererat persaudaraan, dan membangun budaya gotong royong demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang lebih harmonis.
“Momentum Sumpah Pemuda pun diharapkan tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, melainkan menjadi penggerak bagi setiap orang untuk mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan, sekecil apa pun kontribusinya,” tutup Kades Ruslan.*** (M.Sontang Sihotang)
