Koranmedan.online
Legenda Barcelona dan timnas Brasil, Rivaldo, meyakini bahwa musim 2020/21 adalah musim terakhir kebersamaan megabintang Lionel Messi dengan Blaugrana.
Masa depan Messi di Barcelona masih menyisakan tanda tanya menyusul musim panas yang penuh gejolak dan konflik dengan mantan presiden klub, Josep Maria Bartomeu cs.
Sejak jendela transfer musim panas dibuka, kapten timnas Argentina itu pun dihubung-hubungkan dengan tiga klub besar, yaitu: Inter Milan, Manchester City, dan Paris Saint-Germain.
Kontrak Messi di Barca bakal habis pada Juni 2021 alias akhir musim depan. Sampai saat ini, belum ada perpanjangan kontrak untuk sang penyerang.
Rivaldo mengatakan, presiden baru Barcelona nantinya tidak bakal mampu meyakinkan pemenang enam kali Ballon d’Or itu untuk bertahan pada musim depan.
“Barcelona telah menegosiasikan pemotongan gaji [di tengah pandemi virus corona] dengan para pemain,” begitu bunyi tulisan Rivaldo dalam kolomnya untuk Betfair, Kamis (19/11).
“Pihak klub juga mencoba melakukan pemotongan menyeluruh yang ditolak oleh skuad. Jadi, ini bukan hal baru bagi para pemain.”
“Tapi, itu memperkuat gagasan bahwa mencapai kesepakatan untuk memperbarui kontrak Messi akan sulit dengan pengurangan margin untuk menaikkan gajinya.”
“Tentu saja, Messi akan mendapat tawaran yang lebih baik dari klub lain, apalagi dia sudah berusaha meninggalkan klub pada akhir musim lalu. Saya tidak bisa melihat bagaimana direksi baru Barca akan meyakinkan dia untuk mengambil langkah mundur dari keputusan [hengkang] itu.”
“Menurut saya, hanya gelar juara Liga Champions atau gelar LaLiga musim ini, atau bagaimana [pelatih Ronald] Koeman dapat meramu tim yang memainkan sepakbola indah, menjadi beberapa hal yang dapat meyakinkan Messi untuk mempertimbangkan kembali pilihannya. “
“Sayangnya, saya khawatir ini akan menjadi musim terakhirnya bersama Barca,” pungkas Rivaldo, yang memenangi dua gelar LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super UEFA selama kariernya di Camp Nou pada rentang 1997–2002.
Adapun Messi memulai musim ini dengan tidak bagus-bagus amat. Pemain berusia 33 tahun itu gagal mencetak gol dalam permainan terbuka pada enam laga pertama Barca di LaLiga sebelum kemenangan 5-2 atas Real Betis, dua pekan lalu.
Pada laga tersebut, Messi pun dicadangkan untuk kali pertama sejak September 2019.
Total, dia baru mencetak enam gol dan dua assist di semua kompetisi sejauh musim ini bergulir.
Barcelona kini menempati urutan kedelapan klasemen sementara LaLiga dengan koleksi 11 poin plus mengantongi dua laga tunda. Sementara di Liga Champions, Blaugarana kokoh di puncak dengan poin sempurna sembilan.
Terdekat, Barca akan menghadapi Atletico Madrid pada jornada kesepuluh LaLiga di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu (22/11) pukul 03:00 dini hari WIB.
Messi telah mencetak 12 gol dalam 17 penampilan di LaLiga melawan Atletico arahan Diego Simeone, lebih banyak dari pemain lain. Sementara itu, ia juga merupakan pemain yang paling banyak mencetak gol di liga ke gawang kiper Jan Oblak (delapan gol dalam 11 laga).
