(Koranmedan.Online) – “Setinggi apa pun aku terbang, aku tidak akan mencapai surga bila tidak shalat lima waktu”.
Demikian tulisan dalam display and picture (DP) WhatsApp Kapten Afwan. Ia terdaftar sebagai pilot di manifest pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) siang dalam penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak.
Banyak kisah menarik dan teladan dari sosok kapten Afwan yang bulan depan tepat berusia 55 tahun itu. Kepribadian beliau diungkap kerabat, teman hingga rekan kerja melalui media sosial.
Mantan Penerbang TNI AU
Kapten Afwan lahir pada 26 Februari 1966 dan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara, salah satunya meninggal dunia bulan lalu akibat Covid-19.
Bersama istrinya Pipit, Kapten Afwan memiliki tiga anak, yang sulung masih duduk di Kelas 1 Sekolah Menengah Pertama dan yang bungsu masih duduk di bangku taman kanak-kanak.
Sebelum menjadi pilot Sriwijaya Air, Kapten Afwan tercatat pernah menjadi penerbang TNI Angkatan Udara.
Alumni Ikatan Dinas Pendek (IDP) IV Tahun 1987 hingga 1998 itu pernah bertugas di Skadron Udara 4 dan Akadron Udara 31.
Grup alumni SMAN 38 di Facebook yang menamakan diri Ikatila (Ikatan Alumni Tiga Lapan) itu pun dibanjiri ungkapan duka cita dari para sahabat almarhum semasa sekolah.
Artis Arie Untung mengaku salut dengan sosok Kapten Afwan yang merupakan kakak kelasnya. “Pilot #sj182 Capt H Afwan ternyata adalah kakak kelasku di @sman38.jakarta angkatan 85, beda jauh angkatannya belum sempat ketemu tapi banyak kisah2 baik mengenai beliau,” tulis suami Fenita Arie itu pada unggahan Instagramnya, Minggu (10/1/2021).
Meski belum pernah bertemu, namun Arie banyak mendengar tentang sosok Kapten Afwan di kantornya. “Di kantor ternyata beliau adalah seorang ustadz, orangnya sabar banget, Selalu memakai kopiah putih. Selalu mengajak orang lain sholat, anaknya pun disekolahkan di sebuah SDIT di Cibinong,” tulisnya.
Setelah kabar jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, netizen di medsos yang mengenal sosok sang kapten banyak bercerita. Salah satunya disampaikan pemilik akun twitter @AgungRahmadi. Dia mengingat saat sang kapten meminjam charger handphone miliknya dengan menulis surat yang disertai pesan agar tidak lupa sholat subuh.
“Waktu itu beliau Capt Afwan meminjam charger handphone miliknya dengan menulis sebuah surat mengingatkanku janghan lupa sholat subuh,” tulis akun tersebut Minggu (10/1/2021).
Cerita lain juga datang dari warganet @kiki-salsabila. Menurutnya Kapten Afwan identik dengan kopiah putih dan rajin beribadah.
“Capt Afwan yang identik dengan kopiah putihnya, kita selalu menunggu beliau sholat, setelah beliau selesai sholat baru kita mulai boarding,” cuitnya sembari menempelkan emosi sedih.
Foto Profil WA yang Berkesan
Bahkan ada beredar foto profil aplikasi percakapan WhatsApp dari pilot Sriwijaya Air Kapten Afwan. Foto tersebut rupanya berisi makna yang sangat dalam.
Foto tersebut mempelihatkan karakter super hero Superman tengah bersimpuh di atas sajadah. Di samping gambar tersebut ada tulisan yang memiliki pesan dan makna mendalam.
“Setinggi apa pun aku terbang, aku tidak akan mencapai surga bila tidak shalat lima waktu,” bunyi tulisan dari gambar tersebut. *** (Amani Didi)
