PADANGLAWAS (Koranmedan.Online) – Pembangunan jembatan gantung sepanjang 180 meter diatas Sungai Barumun yang diprioritas pemerintah Desa Tapian Nauli, Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padanglawas (Palas) telah rampung sesuai harapan warga.
Akses jalur lalulintas warga yang selama ini mengunakan jalur sungai untuk mengangkut hasil produksi pertanian dan perkebunan.
Kini tidak lagi mengalami kesulitan untuk mengeluarkan hasil produksi dari lokasi pertanian dan perkebunan karena akses jembatan gantung yang membentang di atas sungai tersebut telah memberikan kemudahan bagi warga sebagai akses sarana lalulintas keluar masuk kelokasi tersebut.
Warga Desa Tapian Nauli, sekarang ini merasa gembira dan senang usai diresmikan dan difungsikannya jembatan penghubung dari desa ke lokasi perkebunan warga yang berada diseberang Sungai Barumun.
Peresmian jembatan gantung atau rambin semi permanen tersebut sebagai akses penghubung yang memberi manfaat cukup besar untuk satu -satunya sarana lalulintas yang menjadi tolak ukur meningkatkan prekonomian warga.
Camat Ulu Barumun, Mukhtar Lufti Nasution usai meresmikan jembatan gantung Desa Tapian Nauli mengatakan, melalui anggaran dana desa mampu membangun jembatan penghubung desa kelokasi perkebunan, Senin (11/1/2021).
“Pembangunan jembatan gantung dengan sistem multi years selama tiga tahun mulai 2018-2020 telah selesai dikerjakan pemerintah desa bersama warga sebagai akses penghubung desa menuju lokasi perkebunan dan pertanian,” katanya.
Muktar Lufti mengungkapkan, rasa gembira atas program pemerintah desa yang memprioritaskan pembangunan sarana yang menyentuh langsung dengan kebutuhan warga.
“Saya sangat senang dan bangga dengan pemerintah desa Tapian Nauli . Karena anggran dana desa telah mampu membangun jembatan gantung yang menelan biaya Rp 1,5 miliar telah selesai dengan baik ,” jelasnya.
“Semoga dengan adanya bangunan jembatan gantung penghubung desa menuju lokasi pertanian ini bisa mendongkrak peningkatan perekonomian warga setempat ” timpalnya.
Peresmian jembatan gantung penghubung antara pemukiman masyarakat kelokasi perkebunan ini dihadiri Kepala Desa Simanuldang Julu Sahat Harahap, Perangkat Desa serta Tokoh masyarakat dan warga.
Sebelumnya Kepala Desa Tapian Nauli, Sapri Siregar mengatakan, peresmian jembatan gantung penghubung desa dengan lokasi pertanian ini secara resmi sudah bisa pergunakan atau dilalui warga untuk aktivitas kelokasi pertanian dan perkebunan.
“Alhamdulillah, dengan diresmikannya jembatan penghubung di desa ini, warga tidak lagi kesulitan mengangkut hasil perkebunan atau pertanian yang selama ini melalui jalur sungai,” jelas Kades.
Dia pun berharap, dengan adanya akses jembatan gantung ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, karena tidak lagi kesulitan untuk melangsir hasil produksi dari lokasi pertanian. *** (Ibnu Sakti Nasution)
Foto: Camat Ulu Barumun , Muktar Lufti Nasution meresmikan jembatan gantung desa Tapian Nauli yang menggunakan anggaran dana desa selama tiga tahun dengan sistem multi years.
