
Jakarta (Koranmedan.Online) – Terdapat indikasi penurunan aktivitas ekonomi di masa pandemi Covid-19 di kawasan perkotaan. Namun di sisi lain, beberapa wilayah pedesaan masih menikmati peningkatan aktivitas ekonomi. Hasil estimasi ekonometrika dengan data nasional menunjukkan bahwa
sejauh ini Dana Desa berdampak positif bagi peningkatan aktivitas
ekonomi desa.
Hal itu menjadi simpulan penyelidikan dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia terkait penggunaan Dana Desa yang dirilis Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Ivanovich Agusta, Senin (25/1/2021).
Penyelidikan yang dilakukan tim terdiri dari Teguh Dartanto, M. Halley Yudhistira, Chaikal Nuryakin, Nurlatifah,
C. Hanum Siregar, Andhika Putra Pratama, Fadhila Maulida,
Muhammad Abdul Rohman,Atika Nur Aini, Fauzi Insan Estiko, Nursyamsi Abdul Hamid itu juga mempertegas bahwa
pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di masa Covid-19 dari data Kabupaten Bogor menunjukkan indikasi dampak positif terhadap
perekonomian Kabupaten Bogor.
Untuk itu, Tim Penyelidikan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat & Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia merekomendasikan, perlu membangun sistem monitoring dan evaluasi
Dana Desa untuk melihat bukan hanya output dari dana desa tetapi
outcome di level desa. *** (Zul Marbun)