
Harga karet getah mulai bergerak naik dengan harga Rp 9.000 per kg di tingkat petani desa.
Palas (Koranmedan.Online) – Di tengah situasi pandemi Covid -19 yang berdampak merosotnya ekonomi masyarakat di tingkat desa termasuk bagi petani karet di wilayah Kabupaten Padanglawas (Palas).
Namun sepekan belakangan ini , harga getah karet mulai merangkak naik dengan kisaran harga Rp 9.000 per kg , meski sebelumnya sempat anjlok di kisaran harga Rp 6.000.
Dengan naiknya harga getah karet ini , berdampak ekonomi petani di tingkat desa mulai berangsur baik dan bergairah.
Kepala Desa Sibual-buali , Kecamatan Ulu Barumun Ali Soman Hasibuan yang juga pengumpul getah karet petani di desanya mengatakan, kenaikan harga karet ini ekonomi petani mulai bergairah.
Sebelumnya , kata Soman , harga karet sangat anjlok yang berdampak sulitnya ekonomi petani karet ,sehingga lesunya prekonomian di tingkat desa dan kecamatan.
Ungkapan senada dilontarkan, Khoirul Hasibuan . Menurutnya , kenaikan harga karet mulai dirasakan petani sepekan belakangan ini.
Petani karet getah di Kecamatan Barumun Baru ini menjelaskan, dengan adanya perubahan kenaikan harga karet ,geliat ekonomi mulai berangsur baik , walaupun belum sesuai yang diharapkan petani, kata Khoirul , Senin (22/2/2021).
‘Saat ini harga getah karet basah super di jual ditingkat penampung desa harganya mencapai Rp 9.000 per kg ,” terangnya.
Ia menambahkan, harga tersebut cukup baik dibandingkan dengan harga sebelumnya diawali pandemi Covid -19 ,hanya Rp 5.000-6.000 per kg.
Kami petani karet di Kabupaten Padanglawas berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan petani di tingkat desa untuk dapat meningkatkan harga karet getah sampai kisaran harga Rp 12.000 per kg sehingga petani terbantu untuk meningkatkan hasil produksi karet.
Ungkapan senada dikatakan , Eddy Hasibuan sebagai pengepul getah karet di Kecamatan Barumun Baru.
Eddy berharap, harga getah karet ini terus membaik hingga tembus di kisaran minimal harga Rp 20 .000 per kg sehingga petani semakin bergairah.
Kita sebagai pengumpul di tingkat kecamatan berharap kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo, harga karet getah dapat terus stabilkan harga, mengingat situasi pandemi Covid-19 sangat sulit, saat ini, harap Eddy.
“Mudah-mudahan harga karet getah terus membaik dan meningkat agar ekonomi petani semakin membaik dan perputaran ekonomi semakin bergairah di desa maupun kecamatan ,” pungkasnya. (ISN)
