
PAjibata (Koranmedan.Online) – Seorang Pelajar bernama M. Abdu Pane (17) asal Medan Johor Tewas tenggelam saat berenang diperairan Danau Toba, di Villa Ajibata, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Minggu ( 07/03/2021 ) dan berhasil di temukan sekira pukul 11.35 WIB.
Keterangan Kepala Pos SAR Danau Toba, Octo Tambunan didampingi Kanit Pol Airud Markas Danau Toba IPDA E Sitinjak, Kapos Pol Ajibata IPDA S Siringi-Ringo membenarkan adanya orang tenggelam di Perairan Ajibata dan berhasil di Evakuasi sekira pukul 11.35 WIB setelah menerima laporan dari rombongan peserta dan masyarakat Ajibata.
“Setelah menerima informasi, Tim SAR gabungan langsung menuju lokasi tenggelamnya korban. “Korban berhasil kita temukan di kedalaman lebih kurang 4 meter dari kejauhan 6 meter fari bibir pantai. Korban ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia. Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi ke Rumah Sakit Umum Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun.” tutur Octo Tambunan.
Selanjutnya salah seorang peserta yang ikut di rombongan piknik Edy menyampaikan kepada awak media tidak mengetahui persis pukul berapa Abdu Pane mulai berenang hingga tenggelam dan rombongan tidak memperhatikan keberadaan korban.
“Sekira pukul 09.30 Wib, korban masih bersama kami untuk memberangkatkan keluarganya (ayah/ibu korban) yang duluan pulang karena ada pesta di Medan. Namun, setelah itu kami tidak sadar dia hilang dari rombongan. Jadi yang memberitahu kepada kami adalah anak-anak Danau yang sedang berenang. Setelah kami cek rombongan korban tidak terlihat sehingga kami langsung buat laporan ke Basarnas Danau Toba,” kisah Edy sedih.
Edy juga mengatakan bahwa korban merupakan anak tunggal dari pasangan Haji Azis Pane dan Dita. Mendengar khabar anaknya tewas tenggelam, kedua orang tua korban langsung berbalik arah ke Parapat saat mendengar berita tersebut.
“Orang tua korban merupakan satu rombongan dengan kami dari satu lingkungan tempat kami tinggal Gang Dulur, Jalan Karya Tani, Medan Johor,” lanjut Edy
Sesuai pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis RSU Parapat dr Icha mengatakan bahwa korban sudah tidak bernyawa sebelum sampai di RSU Parapat, dan telah menghembuskan nafas di Perairan Danau Toba.
“Korban meninggal tenggelam atau Death by Drowning,” ungkap piket staf dr Icha.*** (DNM)
