
Tanjungbalai (Koranmedan.Online) – Hampir 11 tahun berdiri dan diresmikan pertama kali sejak 2010 lalu di Kelurahan Sei Raja Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai, Rumah Susun Sederhana Sewa atau yang lebih dikenal Rusunawa belum juga memiliki fasilitas wahana bermain untuk anak.
Hal ini dikeluhkan salah seorang warga penghuni Rusunawa Andi Wahyudi Siagian (43) kepada Koranmedan.Online Rabu (10/3/2021) saat berada di lokasi Rusunawa tersebut.
“Iya bang, sejak pertama kali ditempati sampai sekarang Rusunawa ini belum memiliki fasilitas wahan bermain untuk anak-anak kami disini, ” ujar Andi Wahyudi.
Menurut Andi, Rusunawa yang berada di lokasi tersebut sudah berdiri sebanyak 5 unit gedung Rusunawa dan saat ini sedang berlangsung pembangunan rusunawa ke-6, dan sudah didiami sebanyak 500 Kepala Keluarga dengan jumlah anak sekitar 800 jiwa.
Saat dimintai tanggapan, Jamaluddin (39) Kepala Lingkungan IV Kelurahan Sei Raja yang juga berada di lokasi Rusunawa membenarkan apa yang disampaikan oleh Andi Wahyudi Siagian.
“Sudah 500 Kepala Keluarga yang mendiami Rusunawa ini, sejak dibangun belum ada fasilitas bermain disini. Kasihan anak-anak disini ada 800 orang, mereka terpaksa bermain dilorong-lorong Rusun ini,” kata Jamaluddin.
Secara terpisah Agus Salim Hutagalung, S.Sos Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tanjungbalai mengaku prihatin akan akan kondisi tersebut dan meminta instansi PUPR Kota Tanjungbalai dan Legislatif yang berasal dari Dapil III Wilayah Teluk Nibung Sei Tualang Raso dapat menyikapi hal tersebut karena menyangkut psikologis anak-anak yang menjadi penghuni Rusunawa tersebut nantinya.
“Terus terang saya sangat prihatin dengan kejadian ini, ini menyangkut psikologi anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa ini. Kepala PUPR Kota Tanjungbalai harus sesegera mungkin untuk menyikapi ini, terutama legislatif dari Dapil III yang wilayahnya mencakup Kecamatan Sei Tualang Raso, harus bisa memperjuangkan agar kebutuhan untuk anak-anak ini bisa direalisasikan,” saran Agus. *** (Syafrizal Manurung)
