
Foto ilustrasi.
Labuhanbatu (Koranmedan.Online) – Warga Dusun Pondok Ladang, Desa Afdeling 1 PTPN III Kebun Rantauprapat, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (10/3/2021) sekira pukul 21.30 WIB mendadak heboh.
Pasalnya, seorang pria ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terpotong potong diduga ditabrak Kereta Api (KA) alias Ular Besi Raksasa dari arah Medan menuju stasiun Rantauprapat.
Dari warga yang enggan disebut jati dirinya, menyebutkan, saat itu warga dikagetkan dengan suara klakson kereta api yang dibunyikan berulang ulang. Seketika itu juga, kereta api mendadak berhenti. Warga yang penasaran langsung datang ke lokasi.
“Saat warga ramai ramai datang melihat, mereka kaget menyaksikan, ada seorang pria dengan kondisi tubuh terpotong potong diduga akibat ditabrak kereta api,” ungkap warga di tempat kejadian.
Setelah selang beberapa lama terjadi hal tersebut, petugas kereta api langsung menghubungi ambulance guna mengevakuasi potongan tubuh pria itu untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat guna memastikan penyebab kematian.
“Sudah dibawa ke RSUD Rantauprapat,” ucap warga yang ramai berkerumun di lokasi kejadian.
Setelah heboh, baru diperoleh informasi, korban yang tewas dengan kondisi tubuh terpotong-potong itu bernama Krisna Natanael Simamora (39), tercatat sebagai penduduk Lingkungan II, Desa Bona Lumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Warga mengaku merasa aneh terkait kejadian atau insiden yang menewaskan Krisna itu seraya berharap agar warga meningkatkan kewaspadaan di perlintasan Rel Kereta Api agar tidak lagi ada korban jiwa.*** (Parlaungan Sipahutar)
