
Wabup Zarnawi didampingi Asisten I, H .Panguhum Nasution , Plt Kadis Sosial H.Ahmad Fauzan Nasution dan Camat Ulu Barumun Mukhtar Lufthi Pangihutan Nasution menyerahkan bantuan sembako ke warga.
Palas (Koranmedan.Online) – Pasca banjir bandang di Desa Pintu Padang atau Sigiring-giring,Kecamatan Ulu Barumun yang terjadi Jumat malam (12/3/2021) meluluhlantakkan rumah warga dan fasiltas umum.
Wakil Bupati Padanglawas drg. H Ahmad Zarnawi Pasaribu.CHt.MM.M.Si atas nama Pemkab Padanglawas menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terkena dampak banjir bandang , Sabtu (13/3/2021).
“Bantuan sembako ini ,semoga bisa bermanfaat bagi warga penerima yang menjadi korban bencana “.kata Wabup Zarnawi.
Dikesempatan itu juga Wabup Zarnawi imbau ,masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi banjir susulan karena kondisi cuaca ekstrem.
Pemerintah Desa juga diharapkan, tanggap dan cepat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat bila ada tanda -tanda akan datang banjir susulan.
“Atas nama pemerintah , kita menyampaikan prihatin atas peristiwa banjir bandang yang melanda warga desa Pintu Padang ,”tutur Zarnawi.
Sementara Kepala Desa Pintu Padang Zulpan Daulay mengucapkan, terima kasih kepada Pemkab Padanglawas yang telah memberi perhatian dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana banjir bandang.
“Kita patut mengacung jempol terhadap kepemimpinan Wakil Bupati dan Waka Polres Padanglawas yang membaur dengan masyarakat mulai dari tadi malam hingga siang hari ini ,”tambah Zulpan.
Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Padanglawas , H Ahmad Fauzan Nasution menjelaskan, sebanyak 20 rumah warga yang terdampak banjir bandang.
Dari 20 rumah warga yang terkena banjir bandang,kata Fauzan, dengan rincian 2 rumah rusak parah , 6 rumah hanyut terbawa arus dan 12 rumah terendam air.
Fauzan menambahkan, tidak hanya rumah warga yang menjadi sasaran banjir.Tetapi fasilitas pemerintah seperti Puskesmas Pembantu yang berada di sekitar daerah aliran sungai (DAS) jebol ditendang arus air yang cukup deras.
“Akses fasilitas umum jembatan desa ,putus sehingga menggangu aktivitas warga keluar masuk desa ,”ungkapnya.
Ia menambahkan, kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir bandang tersebut ,masih belum dapat diperkirakan karena masih dalam proses pendataan.
“Dalam.kejadian itu tidak ada korban jiwa,tetapi sekitar 20 rumah warga yang terdampak banjir bandang ,”terangnya
Untuk mengantisipasi bencana banjir susulan, Pemkab Palas mengerahkan alat berat ekskavator untuk melakukan normalisasi aliran sungai yang ada disekitar desa.
“Pihak Dinas Sosial memberikan pelayanan dapur umum kepada masyarakat pasca banjir bandang ,”imbuh Fauzan.*** (ISN)
