
Bus pariwisata terperosok berhasil dievakuasi.
Toba (Koranmedan.Online) – Para pengendara yang melintas di tikungan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) terutama di sekitar Desa Tangga Batu Timur Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, diminta waspada karena tikungan tersebut rawan kecelakaan terlebih saat turun hujan.
“Kami mengimbau kepada para pengendara, agar selalu waspada saat melintasi jalur ini karena kondisi jalan yang banyak turunan dan tikungan tajam. Jalur ini terbilang rawan,” kata Kapolsek Balige AKP Agus Salim Siagian melalui Kanit Reskrim Polsek Balige IPDA Jefriadi Silaban kepada Koranmedan.Online menyusul terjadinya kecelakaan tunggal
satu unit Bus Pariwisata tujuan Parapat hingga separuh badan bus masuk jurang tepat di Jalinsum Desa Tangga Batu Timur Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba, Sabtu (13/3/2021) malam.
Kecelakaan tunggal yang terjadi sekira pukul 22.10 WIB itu diduga akibat jalan licin karena hujan deras ditambah kondisi jalan menurun dan menikung
Menurut Kapolsek Balige AKP Agus Salim Siagian melalui Kanit Reskrim IPDA Jefriadi Silaban bersama personil Satlantas Polsek Balige BRIPKA St Sihombing dan BRIPKA Bp Nainggolan kepada Koranmedan.Online secara khusus menginformasikan kronologi kecelakaan tunggal bus pariwisata tersebut.
Dijelaskan, pada hari Minggu 13 Maret 2021 lalu sekira pukul 22.10 WIB terjadi Laka tunggal, dimana Bus Pariwisata dengan Nomor Polisi H 1617 BY datang dari arah Sibolga menuju Parapat. Setibanya di Jalinsum Desa Tangga Batu Timur, Bus Pariwisata tersebut tergelincir di sebelah kiri badan jalan kemudian menabrak tiang listrik.
Sementara berdasarkan keterangan supir Bus Pariwisata Surya Dharma (25) kepada Koranmedan.Online, saat itu tiba-tiba pandangannya gelap lalu bus terperodok ke jurang dan mengakibatkan setengah badan bus berada di atas jurang.
Sedangkan keterangan saksi bermarga Tampubolon yang berada di lokasi saat itu menerangkan, bus posisi melaju kencang pada saat itu dan mengakibatkan pada saat di tikungan bus terperosok ke jurang.
“Lokasi ini kondisinya tikungan dan menurun dan licin akibat hujan. Diduga Bus kehilangan kendali dan tergelincir hingga sebagian badan bus tergantung di atas jurang di sebelah kiri badan jalan kemudian menabrak tiang listrik. Puji Tuhan, kendaraan kemudian berhasil dievakuasi,” kata Kanit Reskrim Polsek Balige IPDA Jefriadi Silaban menjelaskan di lokasi kejadian.
Ditambahkan Jefriadi Silaban, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun rombongan wisata yang berjumlah 40 orang yang selamat dari maut sempat mengalami syok setelah bus yang ditumpangi diketahui terperosok ke jurang dan menabrak tiang listrik.
Proses evakuasi terang Kanit Reskrim, cukup dramatis. Kepolisian bersama masyarakat harus mengerahkan satu unit kendaraan derek untuk menarik rangka bus.
“Kami mengimbau kepada para pengendara, agar selalu waspada saat melintasi jalur ini karena kondisi jalan yang banyak turunan dan tikungan tajam. Jalur ini terbilang rawan,” katanya BNI menutup keterangan.*** (DNM)
