
Suasana di rumah duka.
Labura (Koranmedan.Online) – Berangkat dari rumah mencari nafkah mengerjakan upahan memanen buah kelapa sawit dekat Jaringan PLN, namun nasib malang dialami seorang pria bernama Anto (45) warga Dusun II Pandumaan, Desa Kampung Yaman, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhan batu Utara (Labura), Sumatera Utara.
Anto tewas tersengat listrik saat memanen sawit di kebun milik warga setempat, Jumat (19/3/2021) di tepi jalan lintas dis rumah penduduk.
Menurut keterangan warga setempat yang enggan menyebut nama, Jum’at (19/03/2021) sekira pukul 10.00 WIB mengatakan, sudah biasa korban memanen di kebun sawit milik tokenya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya, hanya berjarak 300 meter.
Biasanya dia memulai memanen dari belakang mengarah kejalan lintas, tapi hari ini tumben korban memulai dari tepi jalan mengarah kebelakang.
Sekitar pohon ketiga, korban memotong pelepah pendek, ketika pelepah itu hendak menimpanya dia berusaha mengelak, hingga batang Egreknya condong jatuh mengarah ketiang PLN arus liar.
Korban berupaya mengejarnya, tanpa disadarinya batang Egreknya dari Piber sudah menyandar di kabel Arus liar, hanya hitungan detik korban menghembuskan napas terakhir setelah mengeluarkan darah dari mulutnya di samping pohon kelapa sawit yang dipanennya.
Korban meninggalkan 3 orang anak dan satu orang istri.
Kebetulan ada warga yang melintas bernama Paino dari kampung sebelah yaitu Desa Purworejo, memberi tahu ke masyarakat.
Setelah kejadian itu, warga langsung ke lokasi kejadian, dan membawa korban ke rumah sakit untuk diperiksa.
“Pihak keluarga sempat berupaya juga membawa korban ke RSU di Kampung Pajak, namun dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit Rangkuti”, kata warga.
Selanjutnya setelah dari Rumah Sakit Dr Rangkuti, korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Kiranya peristiwa seperti ini, kata warga, dapat menjadi pelajaran untuk semakin berhati hati, jangan karena mengambil buah kelapa sawit sejanjang, akhirnya mengorbankan nyawa. *** (Parlaungan Sipahutar)
