
Sidikalang (Koranmedan.Online) – Bertempat di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (26/03/2021) Bupati Dairi diwakili Wakil Bupati Jimmy A.L Sihombing, SH menerima kunjungan sekaligus ramah tamah dengan Pangdam I/BB (Bukit Barisan) Mayjend TNI Hasanuddin SIP, MM beserta istri dan rombongan.
Turut hadir Asintel Kasdam I/BB Kolonel Inf. A.Panjaitan, Asops Kasdam I/BB Kol.Inf K.Sianturi, Aspers Kasdam I/BB Kol. Kav Berto P. Capah, Kakasdam I/BB Kol.Ckm dr. Machmud Yunus Sp.B, Danrem 023 Kawal Samudera Kol Inf. Febriel Sikumbang SH, MM, Dandim 0206 Dairi Letkol Adietya Y. Nurtono SH, Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting S.IK.MH, Ketua DPRD Sabam Sibarani, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.
Wakil Bupati Dairi Jimmy Sihombing, SH dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di tanah Dairi, tanah Sulang Silima yang plural, suku dan agama dan memiliki ragam potensi alam khusus produk pertanian.
“Salah satu keunikan Dairi adalah pluralisme yang terjaga baik, berbagai ragam etnis budaya dan agama ada disini, dan suku Pakpak sebagai suku aslinya namun juga diisi ragam etnis lain seperti Batak Toba, Karo, Simalungun, dan Mandailing. Selain itu, Dairi memiliki hasil pertanian unggulan yakni Kopi Sidikalang yang telah dikenal di Indonesia dan juga mancanegara”, sebut Jimmy Sihombing.
Demikian juga dalam hal penyelenggaraan pemerintahan di daerah dan untuk mendorong percepatan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Dairi, pemerintah daerah mendapat dukungan penuh dari pihak Kodim 0206 Dairi dan elemen masyarakat baik dari sisi infrastruktur sehingga penyelenggaraan pemerintah dapat berjalan dengan baik.
Terkait Pandemi Covid-19 kata Wakil Bupati, dalam penanganannya di Kabupaten Dairi senantiasa mendapat support serta dukungan dari segenap unsur Forkopimda termasuk TNI yang terwujud dalam gugus tugas dan tindakan bersama di lapangan.
Sementara Pangdam I/BB Mayjend TNI Hasanuddin, SIP, MM dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Dairi memang sangat sejuk. “Saya merasa sangat terhormat dan bangga atas heterogen dan pluralis yang ada di kabupaten Dairi ini. Kesatuan dan keanekaragaman itu tetap kita jaga serta tetaplah bersinergi agar kita mampu bergerak maju,” kata Pangdam.
Disebutkan Pangdam, kondisi pandemi seperti saat ini telah mengubah cara hidup dan interaksi kita dalam kehidupan kita sehari-hari, termasuk dalam regulasi, bahwa Rp 760 triliun anggaran pembangunan dialihkan untuk penanganan Covid19 melalui realokasi dan refocusing di lembaga lembaga negara dan pemerintah daerah.
“Mari kita dukung program pemerintah dengan mengikuti vaksinasi Covid 19 dan melaksanakan protokol kesehatan, dan tentunya dengan dukungan semua pihak termasuk para tokoh agama dan tokoh masyarakat terutama yang ada di Kabupaten Dairi”, sebut Pangdam. *** (mata)
