
Toba (Koranmedan.Online) – Di saat Pandemi Corona yang tengah mengancam keselamatan, beberapa pelajar masih saja nekat melakukan kerumunan dengan melakukan konvoi kendaraan sepeda motor sambil berboncengan setelah selesai mengikuti ujian akhir kelas 3. Ini dilakukan dengan mencorat corat-coret seragam menggunakan cat semprot.
Selain mencorat-coret seragam, para pelajar juga berkumpul di satu tempat. Mereka seakan tidak menghiraukan social dan physical distancing. Padahal Social dan Physical Distancing merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah penyebaran Virus Corona. Selain itu melaksanakan melakukan kerumunan saat Pandemi Corona juga merupakan hal yang dilarang.
Polsek Balige Polres Toba bubarkan aksi coret-coret seragam sekolah sebagai bentuk perayaan setelah selesai ujian Akhir oleh Pelajar di Simpang Sibulele Desa Sibolahotang SAS Kecamatan Balige Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (30/03/2021) sekira pukul 13.05 Wib.
Aksi corat-coret seragam itu pun langsung dibubarkan personel Binmas Polsek Balige Polres Toba yang sedang melakukan patroli di sejumlah wilayah hukum Polsek Balige.
Kegiatan Patroli penertiban konvoi para siswa langsung di pimpin oleh Kanit Binmas Polsek Balige IPTU Marlen Sitanggang bersama Banit Lantas BRIPKA B.J. Sidabutar dan Banit SPKT BRIPTU Rio P. Tarigan.
Kapolsek Balige AKP Agus Salim Siagian melalui Kanit Binmas Polsek Balige IPTU Marlen Sitanggang menjelaskan dalam pembinaan yang dilakukan juga ditegaskan jika mencorat-coret seragam dan konvoi saat merayakan kelulusan merupakan hal yang kurang baik. Terlebih di tengah Pandemi Corona. Pemerintah juga mengimbau agar pelajar mengurangi aktivitas yang melibatkan kerumunan massa.
Kanit Binmas IPTU Marlen Sitanggang berharap ada kesadaran bersama dalam mencegah penyebaran virus Corona. Ini salah dilaksanakan dengan selalu menjaga kesehatan. Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta menjaga kebugaran tubuh. Patuhi setiap aturan dan anjuran pemerintah. Semua itu dilakukan semata-mata demi mencegah penyebaran Virus Corona. Diharapkan wabah Corona dapat segara berakhir, sehingga aktivitas masyarakat dapat seperti biasa.
Sementara itu, Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.I.K, SH, MH saat di konfirmasi Koranmedan.Online melalui pesan WhatsApp mengatakan, “Benar tadi anggota kita dari Polsek Balige, melakukan pembubaran serta memberikan himbauan kepada siswa untuk tidak melakukan aksi corat-coret seragam,” ujarnya.
“Siswa ini berasal dari SMA Negeri 2 dan pelajar SMK Negeri 1 Soposurung yang sedang melakukan konvoi kendaraan Sepeda Motor sambil berboncengan setelah selesai ujian akhir kelas 3. Karna di khawatirkan kalau melakukan konvoi dan corat-coret bisa mengganggu warga ataupun aktifitas jalan raya yang bisa menyebabkan kecelakaan, lebih baik baju itu di berikan kepada adik-adik kelas 1 dan 2 untuk di manfaaatkan, terang AKBP Akala
Setelah memberikan imbauan dan bimbingan kepada siswa – siswi dan meminta mereka untuk bubar, tidak melanjutkan dengan Konvoi di lingkungan warga ataupun jalan raya, lebih baik untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat daripada corat-coret dan konvoi di jalanan.
“Karena bisa berakibat fatal kalau terjadi kecelakaan. Ayo ikuti anjuran Pemerintah dan Maklumat Kapolri, agar kita semua bisa memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19, dengan diam di rumah kalian sudah membantu kami dalam bekerja.
Selain itu saya mengingatkan untuk orang tua agar mengingatkan anak-anaknya untuk tidak melakukan pesta setelah selesai ujian akhir kelas 3 serta konvoi dan corat-coret,” tutup AKBP Akala Fikta Jaya S.ik,SH,MH.*** (DNM)
