
Pasien Edi Gea yang berhasil sembuh dari candu Narkoba.

Edi Gea, Anggota DPRD Langkat.
Langkat (Koranmedan.Online) – Berangkat dari pengalaman yang dilalui. Anggota DPRD Langkat, Edi Bahagia Sinuraya SIP, berhasil menyembuhkan tiga orang pecandu Narkoba.
Ketiga orang tersebut, kini menjalani hari-hari nya dengan normal, tanpa ketergantungan barang haram lagi.
Mereka bertiga warga Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, masing-masing Adilta Ginting (48), Firman PA (29) dan Reza Sembiring (35).
Dalam menyadarkan para pecandu tersebut, Edi Gea panggilan akrabnya, punya cara sendiri, disebut dengan terapi “ Rehab Kasih Sayang”.
Sebutan rehab kasih sayang ini, disampaikan mantan pecandu Narkoba, yang berhasil sembuh.
“Kami merasa bersyukur dan sangat-sangat berterimakasih kepada Bapak Edi Gea. Berkat kepeduliannya kepada kita pecandu Narkoba, saat ini kami bisa sembuh,”ujar Adilta Ginting kepada wartawan di Sirapit, Kamis (8/4/2021).
Adilta Ginting salah satu dari tiga pecandu narkoba yang berhasil sembuh.
Kepedulianya itu, kata Adilta, disebutnya rehab kasih sayang. Sebab penyembuhan yang dilakukan, dengan pelayanan penuh kasih sayang.
“Kami diperlakukan dengan baik. Segala kebutuhan kami, mulai sandang maupun pangannya ditangung Pak Edi Gea,” kenangnya.
Jadi, sambung Adilta, berawal dari niat baik yang dilakukan Edi Gea, benar – benar membuahkan hasil yang baik.
“Kini kami bertiga, yang dulunya pecandu berat Narkoba, berhasil sembuh,” ungkapnya.
Sementara, menurut Firman, cara yang dilakukan Edi Gea dalam menyadarkan mereka kembali menuju jalan yang benar, cukup unik.
Setiap hari Edi Gea, membawa mereka pergi bersamanya, dari pagi sampai malam, kemanapun pergi, mereka selalu dibawa.
“Nah, karena itu jugalah tidak ada lagi kesempatan untuk kami, berkumpul dengan teman-teman pengguna Narkoba,” sebutnya.
Selama di perjalanan atau di dalam mobil misalnya, Edi Gea tak bosan-bosanya memberikan wejangan dan nasehat. Agar menjauhi dan meninggalkan Narkoba.
“Menggunakan cara itu, alhamdulilah kami bisa sembuh, sejak 2019 lalu kami tidak pernah lagi memakai Narkoba. Semoga keikhlasan Pak Edi Gea dibalas Allah,” do’anya.
“Saya benar-benar berterimakasih dengan beliau. Begitu juga dengan keluarga besar saya, merasa berhutang budi atas apa yang dilakukan Pak Edi Gea,” sambungnya.
Reza Sembiring, juga merasakan hal yang sama. Berkat binaan yang dilakukan Edi Gea, dirinya bisa lepas dari jeratan Narkoba.
“Hidup tanpa narkoba itu memang jauh lebih nikmat, ketimbang kita menggunakannya. Kebaikan Pak Edi Gea tak bisa kubalas,” ujarnya.
“Selama ini, dengan sabar beliau menuntun kami, dengan cara sangat manusiawi,” tambahnya.
Kata Reza, waktunya makan diajak makan. Kehabisan rokok dibelikan rokok, begitulah setiap harinya bersama Edi Gea.
“Kemanapun, kami terus dibawanya tanpa pernah mengeluh sedikitpun. Jadi kalau istilah kami, rehab yang dilakukan pak Edi Gea adalah rehab kasih sayang. Kami benar-benar dikasihi dan disayangi layaknya anak kandung,” ungkapnya.
Terpisah, Edi Gea mengajak para pengguna Narkoba untuk meninggalkan barang haram tersebut, agar tidak semakin terjerumus ke neraka dunia dan akhirat.
“Mari bersama kita perangi Narkoba, kalau tidak sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi. Narkoba ini benar-benar jahat, menghancurkan generasi ke generasi,” pungkasnya.*** (Yan)
