MEDAN: (koranmedan.com) Pertama kalinya untuk tingkat program studi di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, telah diselenggarakan Konferensi Internasional di Bidang Pangan (International Conference Food Technology, Nutrition, and Sustainable Agriculture (ICFTNSA) 2021, Kamis (30/9/2021) secara daring dari Gedung Induk Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.
ICFTNSA 2021 merupakan kolaborasi dari tiga program studi yang ada di Fakultas Pertanian USU, yaitu Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Program Studi Magister Ilmu Pangan dan Program Studi S2 Ilmu Peternakan, dengan Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) khususnya PATPI Cabang Medan.
Saat menyampaikan welcome speech, Rektor Universitas Sumatera Utara Dr Muryanto Amin, mengharapkan agar konferensi internasional tersebut dapat menjadi ajang bertukar ide dan penelitian serta pengetahuan, sehingga para peserta konferensi khususnya civitas akademik USU dapat berinovasi menyelesaikan persoalan di bidang pangan yang dapat berdampak secara global.
Konferensi didukung penuh oleh Dekan Fakultas Pertanian Dr Ir Tavi Supriana , MS, serta menghadirkan keynote speaker yang berasal dari berbagai negara yakni, Amerika (Prof. Shyam S.Sablani, Washington State University), Perancis (Prof. Claire Gaiani, University of Lorraine, Nancy, Lorraine, France, Thailand (Assoc. Prof. Santad Wichienchot, Prince of Songkla University), Australia (Prof. Benu Adhikari, RMIT University, Melbourne) dan Indonesia (Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M.Sc., President of Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia /PATPI), juga dibuka oleh President Elect of International Union of Food Science and Technology (IUFoST) and Presiding Officer of International Academy of Food Science and Technology (IAFoST), Prof. Dr. Aman Wirakartakusumah.
Pihak panitia ICFTNSA 2021 yang diketuai Dr Ir Hotnida Sinaga, MPhil, yang juga Ketua Prodi Magister Ilmu Pangan FP USU menjelaskan, kegiatan tersebut dapat mempertemukan para peneliti dan akademisi serta mahasiswa sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan dan membentuk jaringan kolaborasi di bidang pertanian dan teknologi pangan.
Konferensi internasional ini juga sebagai wujud implementasi visi usu menjadi perguruan tinggi yang memiliki keunggulan akademik sebagai barometer kemajuan keilmuan yang mampu bersaing di tingkat dunia global.
Pembukaan Konferensi ICFTNSA 2021 dihadiri lebih dari 350 partisipan dari berbagai kalangan (pemerintah, akademisi dan peneliti dari 40 institusi, stakeholder, praktisi, asosiasi bidang ilmu pangan dan mahasiswa).
Ketua PATPI Cabang Medan, Prof Dr Ir Elisa Julianti, MS, yang juga Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USU menjelaskan, dukungan dan kerja sama dari asosiasi bidang ilmu pangan yaitu Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) dalam konferensi ini, dapat meningkatkan suasana akademik dan membantu evaluasi pemutakhiran kurikulum di masing-masing program studi.
Pada penutupan ICFTNSA 2021, selain pengumuman anugrah PATPI Award dan presenter konferensi terbaik, juga diumumkan award untuk Company Profile PATPI Cabang se-Indonesia oleh PATPI Pusat. Predikat Terbaik 1 dianugerahkan kepada PATPI Cabang Medan. (Edsor/rel).
