Mery Simargolang: Kita Punya Peluang Besar di Cabor Atletik Paralympic Papua

TANJUNGBALAI: koranmedan.com
Atlet Kota Tanjungbalai memiliki peluang besar untuk meraih medali emas pada cabang olah raga (Cabor) atletik, hal ini dapat diukur dari limit tolakan atau jarak yang selama ini berhasil dicapai saat latihan oleh Siti dan Dedi.
Hal itu diungkapkan pendamping kedua atlet difabel Kota Tanjungbalai Mery Simargolang kepada koranmedan.com via selular, Senin (01/11/2021).
Sebagai pendamping atlet NPC Tanjungbalai untuk kontingen Sumatara Utara pada Paralympic Papua XVI/2021, Mery menjelaskan, kondisi fisik para altlet secara umum cukup stabil.
“Kondisi mereka berdua saat ini 90 persen mungkin karena faktor iklim di Papua, mudah-mudahan kedua altlet kita dapat mempertahankan fisik hingga pada saat bertanding nantinya kembali fit 100 persen”, kata Mery.
Ditambahkannya, Siti Nurasyah Asikin merupakan atlet Tuna Netra (Low Vision) sedang Dedi Surya Sitorus atlet Tuna Rungu, “mereka berpeluang besar meraih medali emas seperti target yang diberikan NPC Sumut membawa pulang 4 medali emas”.
Ia berharap agar pemerintah Kota Tanjungbalai nanti dapat memperhatikan serta memberikan dukungan penuh untuk para atlet yang berlaga di kancah nasional dan mengharumkan nama Kota Tanjungbalai.
“Kami berharap doa dan dukungan dari masyarakat Sumut khususnya Kota Tanjungbalai untuk Dedi Surya Sitorus dan Siti Nurasyah Asikin yang mengikuti Peparnas di Papua sehingga dapat membanggakan kita semua serta mengharumkan nama kota kerang” sebut Mery. (Nazmi Hidayat S)
