Bupati Dairi Bersama Menko Marves Hadiri Launching Kampanye Gerakan BBI

DAIRI: koranmedan.com
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan bersama jajaran dan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menghadiri Launching Kampanye Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) UMKM Toba Vaganza, Jumat (12/11/2021) di Hotel Niagara, Parapat Simalungun.
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan yang hadir saat itu sangat mengapresiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menggelar kegiatan UMKM Toba Vaganza.
Disampaikan Luhut, target 30 juta pelaku usaha pada tahun 2024 harus on boarding dengan harapan mempercepat proses digitalisasi khususnya bagi pelaku UMKM.
“Semua rancangan ini dilakukan oleh anak-anak muda untuk Indonesia ke depan, percayalah ini didesain dengan baik untuk membantu UMKM dan OJK memainkan peran yang sangat penting”, kata Menko Marves.
Dikatakan, saat pandemi
melanda kita harus tetap waspada dan tetap melakukan kegiatan bersama dengan tim untuk mengatasi pandemi Covid-19.
“Dari hasil modelling yang dibuat kita harus buat sampai minus 20. Sinergi ini tidak lepas dari peran TNI, Polri Pemda ataupun tokoh masyarakat untuk penanganan pandemi ini, ujar Menko Marves.
Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, kegiatan
ini merupakan bentuk dukungan OJK agar UMKM menjadi soko guru ekonomi
kita khususnya di Danau Toba sekitarnya.
Ditambahkan Wimboh, Festival UMKM Toba Vaganza bukan sekedar pencitraan, ini betul-betul dilakukan agar UMKM di Danau Toba dapat go internasional. OJK akan memberikan target kepada individual bank agar porsi UMKM dapat dimasukkan ke dalam targetnya, bank harus memberikan dampak bagi pemerintah terutama dalam pemberian KUR.
“Kegiatan festival diadakan di 2 daerah yakni Kabupaten Simalungun dan Kota Medan dengan jumlah peserta sebanyak 80 UMKM binaan OJK dan 20 klaster penerima KUR klaster. Dan untuk tahun 2021, OJK menargetkan KUR sebesar Rp. 805 triliun”, terangnya.*** (mata)
Bupati Dairi Hadiri Launching Kampanye Gerakan BBI
DAIRI: koranmedan.com
Menteri Koordinator Maritim
dan Investasi (Menko Marves)
RI Luhut Binsar Panjaitan
bersama jajaran dan
Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menghadiri Launching Kampanye Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) UMKM Toba Vaganza, Jumat (12/11/2021) di Hotel Niagara, Parapat Simalungun.
Menteri Menko Marves sangat mengapresiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menggelar kegiatan UMKM Toba Vaganza.
Disampaikan, target 30 juta pelaku usaha pada tahun 2024 harus on boarding dengan harapan mempercepat proses digitalisasi khususnya bagi pelaku UMKM.
“Semua rancangan ini dilakukan oleh anak-anak muda untuk Indonesia ke
depan, percayalah ini didesain
dengan baik untuk membantu
UMKM dan OJK memainkan
peran tentunya yang sangat penting”, kata Menko Marves.
Dikatakan, saat pandemi ini
melanda kita tetap waspada dan tetap melakukan kegiatan bersama dengan tim untuk mengatasi pandemi Covid-19.
“Dari hasil modeling yang
dibuat, kita harus buat sampai
minus 20. Sinergi ini tidak lepas dari peran TNI, Polri Pemda ataupun tokoh masyarakat untuk penanganan pandemi
ini”, ujar Menko Marves.
Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, kegiatan
ini merupakan bentuk dukungan OJK agar UMKM menjadi soko guru ekonomi
kita khususnya di Danau Toba sekitarnya.
Ditambahkan Wimboh, Festival UMKM Toba Vaganza bukan sekedar pencitraan, ini betul-betul dilakukan agar UMKM di Danau Toba dapat go internasional. OJK akan memberikan target kepada
individual bank agar porsi UMKM dapat dimasukkan ke dalam targetnya, bank harus memberikan dampak bagi pemerintah terutama dalam pemberian KUR.
“Kegiatan festival diadakan di 2 daerah yakni Kabupaten Simalungun dan Kota Medan dengan jumlah peserta sebanyak 80 UMKM binaan OJK dan 20 klaster penerima KUR klaster. Dan untuk tahun 2021, OJK menargetkan KUR sebesar Rp. 805 triliun”, terangnya.*** (mata)
