Komunitas Muslim di Tengah Glamour Macau
Catatan Zul Marbun, Wartawan Koranmedan.com


Ada kesejukan dan ketenangan saat bisa mampir dan berbincang dengan komunitas warga muslim yang bermukim dan bekerja di Kota Distrik Macau Republik Rakyat Tiongkok (RRT) beberapa waktu silam ketika penulis mampir ke Macau saat memenuhi undangan Fam Trip Badan Pariwisata Hong Kong.
Mereka begitu ramah dan akrab dengan sesama muslim yang berkunjung ke masjid satu-satunya di Macau tersebut.
Kehadiran masjid sederhana di pinggiran laut Macau itu bagaikan oase di tengah gurun pasir. Karena Macau adalah kota yang identik dengan kota glamour dunia hiburan, hotel dan judi, sementara mayoritas penduduk tempatan termasuk Hong Kong kota distrik tetangga Macau merupakan non muslim.
Betapa tidak, keberadaan masjid itu menjadi magnet pelepas kerinduan pada kampung halaman Indonesia. Mereka bisa saling berbagi cerita sekaligus merancang pertemuan kegiatan pengajian di masjid tersebut terlebih saat bulan Ramadhan tiba atau menyemarakkan peringatan hari-hari besar Islam.
Berkumpul dan shalat berjamaah di masjid Macau menjadi pelipur lara di tengah kesibukan warga muslim yang umumnya sebagai karyawan perusahaan atau asisten rumah tangga maupun kesibukan berdagang sebagian lainnya.
Awalnya masjid tersebut dibangun oleh warga muslim asal Pakistan yang berdagang di Macau. Berjalannya waktu menjadikan masjid tersebut tempat berkegiatan keagamaan warga muslim yang berasal dari berbagai bangsa dan negara.
Semoga masjid Macau tetap eksis dan lestari di tengah glamour Kota Macau.***
