LANGKAT – koranmedan.com
Polres Langkat turut melaksanakan Operasi Antik Toba 2022 Poldasu berserta jajaran Polres lainnya pada 2-22 Februari 2022.
Sejumlah lokasi yang diduga kuat sebagai Kampung Narkoba di Langkat telah diseser pertugas gabungan. Beberapa pelaku dan barang buktinya berhasil diamankan.
Sat Resnarkoba Polres Langkat menargetkan dua lokasi yang menjadi fokus utama pada operasi yang berlangsung 22 hari ini.
Kecamatan Tajung Pura dan Pangkalan Brandan (terdiri dari tiga Kecamatan: Babalan, Sei Lepan dan Brandan Barat) menjadi target utama Ops Antik Toba 2022.
“Tanjung Pura dan Brandan adalah lokasi yang jadi target kita,” ungkap Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Kusnadi melalui sambungan telepon, Sabtu (19/2/2022).
Sementara untuk wilayah Kecamatan Stabat sendiri tidak menjadi fokus utama pada Operasi Antik Toba. Sebab menurut AKP Kusnadi, Stabat bukan lokasi dominan bagi peredaran barang haram narkoba.
“Stabat enggak jadi fokus kita, karena di Stabat narkobanya tidak terlalu,” sebut AKP Kusnadi dari ujung ponselnya.
Diketahui ada tiga lokasi kampung narkoba di Langkat yang telah digerebak, salah satunya kampung narkoba di Dusun Kuta Tengah, Desa Kuala Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat.
Penggerebekan itu mengamankan 9 mesin judi ketangkasan (jackpot) dan 10 orang yang diantaranya terdapat enam orang positif narkoba.
Selain itu petugas juga berhasil mengamankan 1 buah timbangan elektrik, 4 bong (alat hisap sabu), 1 buah mancis, 1 bungkus plastik klip ukuran besar berisi puluhan plastik klip bening kosong ukuran kecil, dan 2 buah pipet plastic.
AKP Kusnadi mengaku pihaknya tidak mengetahui secara pasti, telah berapa lamanya beroperasi kampung narkoba yang berada dilokasi tersebut.
“Kita tidak tahu pastinya berapa lamanya, tapi tidak sampai dua tahun. Kurang lebih sekitar setahunan gitu,” sebut AKP Kusnadi.(*)
- Reporter: Yusuf
- Editor: Zul Anwar
