Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pemko Medan Gelar Fasilitasi Inovasi Pelayanan Publik

MEDAN: koranmedan.com
Wali Kota Medan Bobby Nasution terus mendorong seluruh jajaran untuk berinovasi dalam bekerja terutama dalam pelayanan publik. Apalagi di tengah perkembangan zaman dengan teknologi informasi, tentunya pelayanan publik juga harus mengikutinya guna memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat.
Menyikapi hal tersebut Pemko Medan melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) menggelar kegiatan Fasilitasi Inovasi Pelayanan Publik di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Selasa (15/3/2022). Pertemuan yang dibuka oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Umum Renward Parapat itu diharapkan setiap penyelenggara pemerintahan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik lewat inovasi yang dimiliki salah satunya lewat program one agency one innovation.
Dalam sambutan tertulis Bobby Nasution yang dibacakan Asisten Umum diisebutkan, pelayanan publik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat merupakan wujud nyata dari keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi yang telah dilaksanakan oleh pemerintah. Artinya tidak dapat dipungkiri pelayanan publik bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan zaman seperti di era ini masyarakat sangat bergantung pada gadget dan teknologi informasi.
“Menyikapi hal tersebut maka pemerintah dituntut selalu mampu dan cepat beradaptasi dengan segala perubahan agar dapat memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat,” kata Asisten Umum.
Menurut Wali Kota, pelayanan publik tidak mampu berdiri sendiri tanpa didukung keinginan yang kuat dari diri kita masing-masing untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik, agar apa yang menjadi harapan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik dapat kita wujudkan dan masyarakat tidak kehilangan harapan dan kepercayaan kepada pemerintah.
“Guna mengoptimalisasi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Medan diperlukan upaya untuk melakukan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan mendorong tumbuhnya model-model pelayanan yang inovatif yang dapat menginspirasi menjadi contoh yang dapat ditransfer atau ditiru melalui transfer pengetahuan dan pengalaman,” jelasnya.
Wali Kota menambahkan, bagi unit pelayanan yang berperan dalam membangun dan menumbuhkembangkan inovasi perlu mendapat apresiasi. Di samping sebagai pengakuan terhadap inovasi yang telah dilakukan juga memotivasi unit pelayanan publik yang lain melakukan hal yang sama walaupun perlu dimodifikasi. “Agar dorongan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik lebih kuat maka diperlukan dibangun budaya satu unit kerja satu inovasi one Agency one innovation,” sebutnya.
Selanjutnya Wali Kota Medan dalam sambutan tertulisnya berharap kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan fasilitasi dengan sungguh-sungguh agar nantinya dapat memahami pentingnya inovasi dalam pelayanan publik serta memahami bagaimana menyusun inovasi pelayanan publik pada unit kerja masing-masing. Selain itu kepada narasumber diucapkan terima kasih atas waktunya dan kesempatannya berbagi ilmu pengetahuan.
Sebelumnya Kabag Ortala Gelora KP Ginting mengungkapkan, pertemuan fasilitasi inovasi pelayanan publik bertujuan untuk penyebaran informasi dan memberikan pemahaman kepada peserta tentang materi yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PAN-RB) RI Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Pedoman Inovasi Pelayanan Publik dan Permen PAN-RB Nomor 7 Tahun 2021 tentang kompetisi inovasi pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pelayanan yang inovatif serta peningkatan pengetahuan dalam membangun dan menumbuhkembangkan inovasi pelayanan publik pada perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan,” jelas Gelora sembari menambahkan pertemuan yang diikuti seluruh OPD tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian PAN-RB.*** (Ril/Zul Marbun)
