Safari Ramadhan, Pemko Medan Santuni Anak Yatim dan Beri Bantuan untuk Masjid Al Khairiyah

MEDAN: koranmedan.com
Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah untuk umat manusia. Dalam menggapai keutamaan bulan suci itu, Pemko Medan melakukan Safari Ramadhan. Selain mempererat tali silaturahmi, momentum safari Ramadhan juga sebagai sarana untuk berbagi dan mendorong semangat masyarakat agar bangkit pasca pandemi Covid-19 yang kasusnya saat ini mulai melandai.
Kegiatan Safari Ramadhan di awal bulan puasa itu dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Wiriya Alrahman di Masjid Al Khairiyah, Jalan Karya Setuju, Gg Bilal, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Kamis (7/4/2022). Selain diisi tausiyah agama, dalam pertemuan itu Pemko Medan juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Al Khairiyah senilai Rp 50 juta rupiah dan memberikan santunan kepada anak yatim-piatu.
Dalam sambutannya Sekda Wiriya Alrahman mengatakan tanpa disadari kita telah melewati lima hari pertama di bulan Ramadhan tahun 1443 Hijriyah. Di momentum bulan suci ini Pemko Medan melakukan Safari Ramadhan. Program rutin setiap tahunnya ini merupakan wujud kedekatan Pemerintah dengan masyarakat guna mempererat tali silaturahmi.
“Safari Ramadhan ini wadah untuk mempererat tali silaturahmi. Selain itu kegiatan ini juga sebagai sarana untuk berbagi dan mendorong semangat masyarakat agar bangkit pasca pandemi Covid-19 yang kasusnya saat ini mulai melandai,” kata Sekda.
Sekda menjelaskan salah satu program Pemko Medan untuk kemaslahatan umat Islam adalah program masjid Mandiri. Dari jumlah masjid maupun mushalla yang ada di Medan tentunya selain menjadi tempat ibadah masjid juga dapat menjadi tempat atau centrum segala kegiatan umat Islam.
“Melalui Program Masjid Mandiri Pemko Medan menginginkan menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah namun dapat diberdayakan sebagai titik awal pemberdayaan ekonomi umat. Untuk itu para pengurus masjid harus memiliki prinsip bahwa semua pengurus bukan sekedar mengurus masjid tapi juga harus melayani para jamaah. Artinya uang infak dan sedekah yang ada di kas masjid harus dapat digunakan untuk kemaslahatan umat,” jelas Sekda.
Menurut Sekda, dalam program masjid mandiri ini masjid harus bisa meningkatkan ekonomi para jamaah yang kurang mampu dengan memanfaatkan uang kas masjid. Artinya uang kas masjid selain digunakan untuk kemakmuran masjid juga untuk kemakmuran masyarakat di sekitar masjid, Sehingga uang tersebut dapat mendatangkan keberkahan hidup masyarakat khususnya umat muslim di Kota Medan.
Sebelumnya Ketua BKM Masjid Al Khairiyah Suyanto mengungkapkan atas nama BKM dan jamaah dirinya sangat bangga karena Pemko Medan memilih masjid Al Khairiyah sebagai tempat Safari Ramadhan. Tentunya ini membawa keberkahan bagi jamaah dan warga di sekitar masjid.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemko Medan untuk kemakmuran masjid. Kami juga mendukung penuh Program Masjid Mandiri yang digalakkan Wali Kota Medan. Saat ini masjid tengah dalam tahap renovasi. Kami berharap setelah selesai ini masjid Al Khairiyah dapat menerapkan program masjid mandiri yang dinilai membawa keberkahan untuk umat,” jelasnya.
Selanjutnya Safari Ramadhan diisi dengan Tausiyah agama yang disampaikan Al Ustadz Zul Arwan. Dalam tausiyahnya menyampaikan, pada bulan Ramadhan ini umat Islam diharapkan dapat memperbanyak membaca Al Qur’an, minimal 2 lembar satu hari. Dengan begitu Insha Allah akhir Ramadhan kita semua dapat khatam Alqur’an.
“Bulan Ramadhan ini kita perbanyak ibadah salah satunya membaca Al Qur’an dan memahami isi dari kandungan Alqur’an. Setelah kita memahami maka kita dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Turut hadir dalam Safari Ramadhan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Medan Abdul Rahman Nasution, Pimpinan OPD diantaranya Kepala Bappeda Benny Iskandar, Kadishub Iswar Lubis, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Adlan, Kepala Balitbang Irwan Ritonga serta Camat Medan Barat Lilik.*** (Ril/Zul Marbun)
