Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si Motivasi Mahasiswa: Limbah Daun Kering di Lingkungan USU Bisa Dimanfaatkan Jadi Briket

MEDAN: koranmedan.com
Kepala Laboratorium Fisika Nuklir Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si mengapresiasi inisiatif mahasiswa M. Raffly, M. Imam dan Nevia melakukan observasi di lingkungan USU dalam kaitan penelitian Talenta USU 2022 yang dilakukan kurang lebih selama sepekan.
Ketiganya mendapati beberapa data pengumpulan sampah perharinya di lingkungan kampus USU. Di banyak titik
dimana sampah daun tersebut dibiarkan menumpuk, seperti di dekat gedung Teknik Sipil ada titik dimana tidak ada petugas kebersihan yang mengumpulkan sampah daun tersebut.
Pembiaran tersebut, kata Muhammad Sontang sangat disayangkan, padahal sampah daun itu bisa dimanfaatkan untuk pembuatan arang briket sebagai salah satu sumber energi yang terbarukan.
Terkait itu Dr.Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si pada Sabtu (30/07/2022) memberi motivasi kepada seluruh mahasiswa peserta penelitiannya.
Disebutkan Sontang, sampah adalah emas. “Jika mahasiswa serius menelitinya, maka dapat dikembangkan menjadi produk inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Tidak perluh kita jauh jauh lagi keluar untuk melakukan penelitian, di lingkungan USU saja sudah bisa dilakukan,” ujar Dr.Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.
Untuk pengambilan data observasi dilakukan oleh dua orang mahasiswa dari progam studi fisika dan seorang mahasiswi dari program studi kimia. Dalam pengambilan data tersebut mereka mendapati 18 petugas yang membersihkan sampah di lingkungan kampus USU.
Berikut berberapa data yang diambil dalam observasi mahasiswa talenta USU 2022 tersebut:
Rini MIPA Ekonomi – MIPA 07.00 – 16.00 40.
Ida MIPA Luar fakultas 07.00 – 16.00 10.
Sri MIPA Luar Fakultas 07.00 – 16.00 10.
Sahril FISIP Luar Fakultas 07.00 – 16.00 1.
Meri Perpustakaan Parkiran Perpustakan 07.00 – 16.00 3.
Panut Perpustakaan Perpustakaan 07.00 – 16.00 10.
Ana Teknik Teknik Sipil 07.00 – 16.00 7.
Dina Teknik Teknik kimia 07.00 – 16.00 7.
Juliani Asrama Putri Asrama 07.00 – 16.00 2.
Yuni FISIP Jl. Sofyan 07.00 – 16.00 4.
Mardia MM MIPA Jl. Pintu 3 07.00 – 16.00 4.
Mardia FEB H. Anif FEB 07.00 – 16.00 3.
Arman Asrama Putri Halaman Asrama 08.00 – 16.00 3-4.
Ningsih Jl. Pintu 1 P.1 Sebelah kanan 07.00 – 16.00 2-4.
Sumarni Jl. Pintu 1 P.1 sebelah kiri 07.00 – 16.00 4-6.
Devi FIB FIB 06.30 – 16.00 30.
Edi Hukum Hukum 08.00 – 16.00 2-3
Yati L. Kembar Simpang P.4 (Saga) 07.00 – 16.00 3.
Dalam salah satu wawancara dengan petugas kebersihan didekat pintu satu sebelah kiri dengan ibu Sumarni, beliau mengatakan kalau ia dari depan hingga belakang pintu satu biasanya mendapatkan 4-6 karung sampah daun per hari. Sampah tersebut merupakan guguran daun dari pohon Mahoni. Biasanya sampah daun tersebut dikumpulkan dan diangkut oleh petugas pengangkut.
Dalam wawancara yang dilakukan Nevia Febriani Nasution sekaligus menanyakan, apakah boleh sampah tersebut dia bawa dijadikan bahan penelitian?”
Ibu Surmarni spontan menjawab “boleh” sembari menyarankan untuk bertanya ke petugas pengangkut saja supaya mereka bisa mengantarkan langsung ke tempat penelitian mahasiswa.
Dalam observasi yang dilakukan selama sepekan tersebut rata-rata setiap titik yang disapu petugas kebersihan mendapati 8 karung limbah sampah dedaunan di setiap titik yang ada di lingkungan kampus USU.
Melihat kondisi tersebut, kata Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, ternyata cukup banyak volume limbah yang dapat dijadikan obyek inovasi untuk pemberdayaan energi. Karena itu Dr.Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang merupakan salah satu Dosen USU yang selalu berusaha membuat inovasi berbasis pada limbah sampah di sekitar lingkungan suatu kawasan melihat potensi limbah yang ada di lingkungan USU dapat dimanfaatkan sebagai obyek penelitian.
Selanjutnya Dr.Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si pada Senin (01/08/2022) mengatakan, “Jika seluruh data limbah sampah dedaunan telah dikumpulkan, kita dapat segera melakukan pembuatan produk arang briket,” sebutnya seraya memotivasi seluruh mahasiswa untuk turut serta dalam inovasi pengelolahan limbah dedaunan yang ada di lingkungan kampus USU.
Dr.Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si. sangat yakin, dengan inovasi yang dilakukan dapat menjadikan sampah dedaunan menjadi produk sumber energi terbarukan bagi masyarakat. “Selain mudah mendapatkannya, kegunaannya bisa menggantikan arang kayu. Lingkungan sekitar pun jadi bersih,” pungkas Muhammad Sontang Sihotang.*** (War)
