Wujudkan “KOTAN”, BNNK Tanjungbalai Bersinergi Dengan Semua Pihak
Foto bersama Kasi P2K BNNK Tanjungbalai, Asisten II Ekbangsos Pemko Tanjungbalai, Korwil PWI Sumut, dan PWI Kota Tanjungbalai, dan para insan Pers.
T.BALAI: koranmedan.com
Sebagai Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN), Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungbalai siap bersinergi dengan seluruh pihak dalam upaya mewujudkan program Bersinar (Bersih Narkoba) di seluruh wilayah Kota Tanjungbalai.
Paparan tersebut disampaikan Hamzah Sitorus,S.Sos, Kasi P2K BNNK Tanjungbalai, didampingi Asisten II Pemko Tanjungbalai, Drs. Zainul Arifin, Yan Aswika Marpaung,SH perwakilan PWI Sumut, serta Ketua PWI Tanjungbalai, Saufi Satria Simangunsong saat melaksanakan Workshop bersama insan pers, Kamis (04/08/2022), di Aula Raja Bahagia Resto, Jalan Arteri, Kota Tanjungbalai.
“Selain Insan Pers, kami (BNNK Tanjungbalai) juga membangun sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, serta Pemerintah Kota, dan Tetua Adat, terkhusus Dunia Pendidikan, untuk bersama mewujudkan Kota Bersih Narkoba (Bersinar),” papar Hamzah.
Ia menjelaskan, ada beberapa acuan sebagai indikator hasil survei Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba yang dilakukan BNN Pusat bekerjasama dengan LIPI di 34 Provinsi tahun 2019 lalu untuk menetapkan Kabupaten/Kota harus tanggap ancaman Narkoba dengan melakukan kebijakan KOTAN.
“Dari seluruh Kabupaten/Kota, belum ada yang memperoleh predikat sangat tanggap. Ini membuktikan bahwa penyalahgunaan Narkoba sudah merasuk sampai ke sendi terkecil dalam kehidupan masyarakat terkhusus generasi muda. Dan ini seyogyanya sudah menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelas Hamzah Sitorus,S.Sos.
Senada Hamzah, Drs. H. Zainul Arifin, Asisten II yang dalam kesempatan tersebut mewakili Plt Wali Kota Tanjungbalai, sangat mendukung segala upaya yang dilakukan BNNK dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan Narkoba.
“Kami (Pemko) mengapresiasi langkah BNNK Tanjungbalai yang gencar perang melawan Narkoba di 6 kecamatan dan 31 kelurahan dengan berbagai program seperti P4GN, Kelurahan Bersinar, dan lain sebagainya,” kata Zainul.
Asisten II Pemerintah Bidang Ekbangsos itu menambahkan, Workshop yang digelar BNNK bersama Wartawan tersebut merupakan langkah tepat dalam mendukung program War On Drugs.
“Dalam upaya mewujudkan KOTAN, langkah ini sudah tepat. Sebab di era digitalisasi, media mampu sebagai perpanjangan tangan dalam memberikan informasi dan pencerahan terkait dampak bahaya laten penyalahgunaan Narkoba melalui tulisan para wartawannya,” tutup Asisten II, Drs. Zainul Arifin, mengakhiri.
Workshop yang mengusung tema “Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media Untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba” itu diisi dengan sesi diskusi dua arah seputaran program KOTAN serta tanya jawab antara wartawan dan BNNK, Asisten II Pemko, Korwil PWI Sumut, serta Ketua PWI Tanjungbalai.*** (Nazmi Hidayat S)
