Penerbangan Internasional Segera Hadir di BIM
PADANG: koranmedan.com
Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Siswanto mengungkapkan penerbangan internasional hanya tinggal soal administrasi.
Menurut dia, kementerian terkait telah menyetujui dibukanya kembali penerbangan internasional di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Kabar gembira itu disampaikan Siswanto dalam pertemuan bersama Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah dan pengurus Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Sumbar, sebagaimana dilansir Padangkita.com, Jumat (26/8/2022).
“Seiring dengan berbagai upaya yang dilakukan gubernur dan jajaran, kita juga upayakan berbagai pendekatan untuk dibukanya kembali penerbangan internasional ke BIM,” ujar Siswanto.
Menurut dia, telah dilakukan beberapa kali rapat dan pertemuan dengan Dirjen di tiga kementerian terkait.
“Flight internasional sudah tidak ada kendala, tinggal administrasi saja. Yang akan dibuka itu ada tiga daerah, yaitu di Palembang, Padang dan Aceh,” jelas Siswanto.
Pada diskusi tentang kepariwisataan Sumbar tersebut, Siswanto juga mengungkapkan strategi pihaknya untuk meningkatkan traffic penerbangan, sekaligus membantu konsumen yang kini menanggung tingginya harga tiket.
Strategi atau langkah yang dilakukan pihak Angkasa Pura II, kata Siswanto, antara lain menerapkan free landing dan free parking pesawat untuk penerbangan rute baru, penambahan frekuensi, dan charter. Termasuk full support untuk biaya marketing maskapai.
Dalam kesempatan itu, Ketua Asita Sumbar Darmawi meyampaikan harapan agar penerbangan internasional segera dibukan di BIM. Khususnya, kata dia, untuk rute Padang – Madinah bagi jemaah Umrah serta Padang – Kuala Lumpur untuk wisatawan umum.
Saat ini, menurut Darmawi, pengusaha travel umrah harus menanggung biaya tambahan atau rugi hingga Rp8 miliar per bulan. Sebab, untuk penerbangan ke Madinah harus melalui Medan dan Jakarta.*** (War)
