Habiskan Dana Rp 32 Miliar, Pelabuhan Teluk Nibung Terancam Tak Bermanfaat

Foto Pelabuhan Teluk Nibung Tanjungbalai dari udara. (Foto Google).
TANJUNGBALAI: koranmedan.com
Mulai berjalannya akses publik pasca dilanda Pandemi Covid-19 sejak Tahun 2020 yang sudah terlihat, terutama akses perjalanan domestik maupun mancanegara di sejumlah bandara dan pelabuhan penyeberangan yang ada di Indonesia.
Namun kondisi aktif tersebut sepertinya tidak berlaku di Pelabuhan Penumpang Teluk Nibung yang berada di Kota Tanjungbalai, saat wartawan meninjau kondisi pelabuhan tersebut tidak terlihat aktivitas keberangkatan penumpang.
Sebelum terjadi Pandemi Covid-19 Pelabuhan Teluk Nibung yang direnovasi Tahun 2018 dengan dana sebesar Rp 32 miliar dan menjadi salah satu akses pintu masuk keberangkatan dari Indonesia menuju Pelabuhan Port Klang Malaysia.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) M. Syafrizal membenarkan belum beroperasi aktifnya pelabuhan Teluk Nibung karena belum adanya pelabuhan yang menjadi tujuan keberangkatan di luar negeri dari pelabuhan Teluk Nibung.
“Padahal di kita (KSOP) sudah clear ya, Imigrasi clear, Bea Cukai clear, Pelabuhan clear, Pelabuhan tujuan yang belum clear (ada),” sebut Kepala KSOP M. Syafrizal Selasa, (4/10/2022).
Terkait itu, Ketua Forum Analisis Kebijakan dan Transfaransi Anggaran (Fakta) Kota Tanjungbalai Syarifuddin Manurung menyesalkan belum juga beroperasinya pelabuhan Teluk Nibung tersebut karena merupakan salah satu kantong Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tanjungbalai.
Sebagai masyarakat dirinya berharap sekali pelabuhan yang sudah megah dan cantik tersebut dapat bermanfaat kembali sebagai tempat keberangkatan penumpang baik menuju maupun kembali dari luar negeri.
“Rp 32 miliar dana merenovasi pelabuhan semegah itu, kiranya Pemko Tanjungbalai ikut berperan aktif untuk kembali memfungsikannya seperti sebelum Pandemi Covid-19 terjadi. Jangan menjadi bangunan pelabuhan megah yang tidak bermanfaat padahal sudah ada motto pemerintah ‘Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat’,” sebut Arif.*** (Syafrizal Manurung)
