SOMASI Minta BKD Tanjungbalai Selektif dalam Pengusulan Peserta Seleksi P3K
Ketua Solidaritas Masyarakat Indonesia (SOMASI) Fitra Ramadhan Panjaitan.
T.BALAI: koranmedan.com
Ketua Solidaritas Masyarakat Indonesia (SOMASI) Fitra R. Panjaitan, meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tanjungbalai, untuk selektif dalam melakukan verifikasi administrasi terhadap tenaga kerja honorer atau non ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai yang akan mengikuti seleksi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Hal itu ditekankan Fitra sesuai surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN RB) Republik Indonesia tertanggal 31 Mei 2022 khususnya dalam menindaklanjuti Peraturan Pemerintah nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.
“Jangan sampai terjadi manipulasi dalam pendataan dan verifikasi administrasi, sehingga yang belum layak seakan menjadi layak. Seperti masa kerja yang terbilang premature serta yang telah berhenti namun masih terdaftar kembali,” kata Fitra Panjaitan di Tanjungbalai, Ahad/Minggu (9/10/2022).
Selaku sosial kontrol, Ketua SOMASI mengatakan, pihaknya akan mengawasi proses pendaftaran dengan selektif hingga berjalan sesuai regulasi, petunjuk teknis dalam pendataan dan verifikasi tenaga non ASN atau P3K tersebut.
“Dalam pengusulan nama tenaga honorer atau Non ASN yang akan mengikuti seleksi P3K itu, juga terlampir surat pernyataan bermaterai dari Kepala Dinas atau kepala unit diatasnya. Oleh karena itu, jangan coba-coba bermain apalagi sampai memanipulasi hal tersebut,” pungkas Ketua SOMASI Fitra R Panjaitan.*** (Nazmi Hidayat S)
