Banjir Kiriman Rendam Dua Kecamatan di Tanjungbalai
Kondisi genangan aiir banjir di Jalan H.M. Nur, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, inzet kiri (Camat Datuk Bandar Abu Said Lubis, S.Ag)
T.BALAI: koranmedan.com
Banjir yang merendam dua Kecamatan di Kota Tanjungbalai yakni Datuk Bandar dan Datuk Bandar Timur ditengarai akibat tingginya intensitas hujan sehingga debit air di hulu mengalir cepat ketempat terendah (hilir) menjadi rutinitas setiap akhir tahun.
Fenomena tersebut seakan lumrah sehingga sampai saat ini belum ada langkah konkrit yang dilakukan Pemerintah untuk menangani genangan air yang rajin berkunjung selama tiga tahun berturut-turut.
Camat Datuk Bandar, Abu Said Lubis,S.Ag kepada koranmedan.com menerangkan, banjir akibat intensitas hujan tinggi tersebut telah merendam sedikitnya 854 rumah di seluruh kecamatannya dengan ketinggian air yang bervariasi antara 30 cm hingga 60 cm.
“Kelurahan Pahang, Gading dan Sijambi, merupakan lokasi tanggap darurat dikarenakan titik tertinggi genangan air bahkan mencapai 60 cm didaerah tersebut,” terang Abu Said, Jum’at (11/11/2022).
Abu melanjutkan, sebagai langkah awal pihaknya (Kecamatan Datuk Bandar) sudah mendirikan bebapa titik posko pengungsian dan posko kesehatan yang aktif 24 jam dalam menanggapi keluhan masyarakat akibat penyakit dampak genangan air banjir.
“Posko kita ada di lingkungan IV jalan Durian Kelurahan Sirantau, Pasar VI Kelurahan Sijambi, dan jalan Kartini ujung perbatasan pasar traktor, dengan jumlah pengungsi mencapai 20 jiwa di Pasar VI (belakang Oerumnas),” jekas Camat Datuk Bandar.
Selain posko, Pemerintah Kota melalui Dinas Lingkungan Hidup juga sudah melakukan pembersihan beberapa aliran sungai dan membuka dapur umum di Dinas Sosial untuk mengolah dan mendistribusikan makanan bagi masyarakat pengungsi.
“Saat ini masyarakat lebih memilih bertahan tidak mau beranjak meninggalkan rumah dengan alasan takut kemalingan, tetapi pendsitribusian makanan pagi, siang, malam tetap kita lakukan sesuai intruksi dari Pemko dan Instansi terkait,” tambah Abu.
Sebagai Camat di Kecamatan Datuk Bandar, Abu Said Lubis,S.Ag juga mengimbau kepada warga khususnya yang terdampak banjir untuk senantiasa menjaga kesehatan, waspada terhadap korsleting listrik, serta binatang melata.
Sementara, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga telah mengeluarkan Surat Edaran ke Kepala Daerah dengan Nomor : 360/13682 tentang peringatan dini potensi banjir, longsor, terutama didaerah kawasan aliran sungai hulu ke hilir berdasarkan surat BMKG I Medan Nomor : ME.02.05./1118/KBBI/X/2022 perihal potensi bencana hidrometeorologi di bulan November.*** (Nazmi Hidayat S)
