Pemprovsu Pertemukan 1.000 Pegiat IKM dengan Pemodal dan e-Commerce

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H. Edy Rahmayadi pada kegiatan Industri Kecil Menengah (IKM) Boothcamp Go Digital di Tiara Convention Centre, Jalan Cut Meutia Medan, Selasa (15/11/2022).
MEDAN: koranmedan.com
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut memfasilitasi pertemuan sekitar 1.000 pegiat Industri Kecil Menengah (IKM) dengan pemodal dan e-Commerce. Hal itu dilakukan untuk mempercepat perkembangan IKM yang ada di Sumut, terutama melalui pemasaran digital.
Gubsu H. Edy Rahmayadi di kesempatan itu berharap pegiat IKM memaksimalkan kesempatan ini untuk meningkatkan usaha. Menurutnya, IKM dan UMKM salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia di masa-masa sulit seperti saat ini.
“Saat puncak pandemi, ketika semua daerah kesulitan, ada dua daerah yang pertumbuhan ekonominya positif, yang lain semua negatif, yaitu Sulawesi Tenggara karena ditemukan nikel di sana dan Yogyakarta karena UMKM-nya. Jadi, pegiat-pegiat IKM ini seharusnya menjadi penggerak ekonomi kita, manfaatkan semua fasilitas-fasilitas ada,” kata Gubsu Edy saat membuka kegiatan IKM Boothcamp go Digital di Tiara Hotel Medan and Convention Center Jalan Cut Meutia Medan, Selasa (15/11/2022).
Salah satu fasilitas yang perlu dimanfaatkan, menurut Edy Rahmayadi, adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bahkan Edy Rahmayadi meminta kepada Bank Indonesia (BI) dan Bank Sumut untuk menurunkan suku bunga KUR ke 3%.
“KUR kita masih kecil sekali, coba kalian manfaatkan, untuk itulah di sini ada penyalur KUR, Kemenkumham untuk masalah legalitas, kalian bertemu semua untuk mempermudah prosesnya sehingga usaha yang kalian jalankan terus meningkat. Saya juga sudah arahkan agar bunganya 3%, bukan 6%,” kata Edy Rahmayadi, pada acara yang dihadiri pegiat IKM se-Sumut itu.
Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Aspan Sofian mengatakan, ada dua hambatan yang dialami pegiat IKM saat ini, yaitu permodalan dan pemasaran. Melalui kegiatan ini, diharapkan masalah tersebut bisa teratasi dan pegiat IKM menjadi agen-agen pemerintah di daerah, untuk memaksimalkan KUR serta pemasaran digital.
“Kita ingin meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pegiat IKM dengan kegiatan ini, sehingga dua hambatan yang dialami IKM bisa teratasi dan mereka-mereka ini menjadi agen kita di seluruh Sumut,” kata Aspan Sofian.
Hadir pada acara itu Kepala Biro Perekonomian Naslindo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Ibrahim dan perwakilan dari Bank Sumut. Hadir juga tokoh agama dari MUI, tokoh masyarakat dan OPD terkait Pemprov Sumut.*** (Diskominfo Sumut/Zul Marbun)
