Dinilai Inspiratif, Kepala TK SOS Desa Taruna Medan Peroleh Penghargaan Kemendikbudristek RI
Elsa Inganta Br Bangun, S.Pd, S.Pd AUD bersama 10 Penerima Penghargaan sebagai Kepala TK Terinspiratif se- Indonesia 2022.
JAKARTA: koranmedan.com
Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) SOS Desa Taruna Medan Elsa Inganta Br Bangun, S.Pd, S.Pd AUD berhasil mendapatkan penghargaan 10 terbaik sebagai Kepala TK Terinspiratif se-Indonesia dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknogi Republik Indonesia (Kemedikbudristek RI).
Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak kegiatan Hari Guru Nasional 2022 yang diadakan Kemendikbudristek RI di JI EXPO Kemayoran, Jakarta, Sabtu (26 November 2022 lalu.
Elsa Inganta Br Bangun, S.Pd, S.Pd AUD merupakan Kepala Sekolah di TK SOS Desa Taruna Medan (bagian dari SOS Children’s Villages Medan).
Hari Guru Nasional tersebut Kemendikbudristek RI menggelar Apresiasi Guru Dan Tenaga Kependidikan Inspiratif 2022 sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan kepada guru-guru di Indonesia atas prestasi dan kinerja yang dicapai dalam peningkatan mutu pendidikan melalui kepemimpinan penerapan pembelajaran berdiferensiasi (Merdeka Belajar).
Dalam event tersebut, Kepala Sekolah TK SOS Desa Taruna Medan, Elsa Inganta Br Bangun, S.Pd, S.Pd AUD mendapatkan penghargaan sebagai 10 Terbaik Kepala Sekolah TK Terinspiratif se-Indonesia tahun 2022.
Penghargaan yang diraih Kepala Sekolah TK SOS Desa Taruna Medan itu merupakan kali kedua setelah sebelumnya juga membawa pulang penghargaan yang sama di tahun 2021.
Kepala TK SOS Desa Taruna Medan merupakan satu-satunya perwakilan dari Provinsi Sumatera Utara yang berhasil meraih penghargaan Kepala Sekolah TK Terinspiratif dari Kemendikbudristek RI.
Acuan peniliaian karena Elsa Inganta Br Bangun memiliki praktik cukup baik dengan judul “KUTU BIRU dengan MISI BERPELUKAN” yang diimplementasikan sebagai gagasan Merdeka Belajar dalam memimpin dan mendampingi pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif sehingga praktik tersebut menjadi salah satu faktor yang menjadikan TK SOS Desa Taruna Medan sebagai salah satu Taman Kanak-kanak unggulan di Kota Medan.
Praktik belajar mengajar yang baik dengan judul tersebut terkait tentang bagaimana seorang Kepala Sekolah memiliki kemampuan memimpin penerapan pembelajaran yang merdeka. Dimulai dengan persamaan persepsi akan Kurikulum Merdeka, penciptaan sistem pemberdayaan sumber daya manusia hingga penciptaan aneka program kegiatan yang benar-benar berpusat pada anak hingga penerapan digitalisasi pembelajaran. Hal itu sejalan dengan kemampuan untuk mengajak seluruh ekosistem dan relasi terhubung untuk berperan serta dan aktif dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi anak usia dini menjadi bagian yang tak terpisahkan.
Beberapa program yang dihadirkan oleh tim pengajar di TK SOS Desa Taruna Medan dinilai sangat inspiratif, salah satunya yaitu Generasi Anak Usia Dini Sadar Sampah yang digerakkan sebagai salah satu kegiatan penanaman karakter positif sejak dini untuk berempati, peduli serta saling tolong menolong terhadap orang lain maupun lingkungan hidup.
Cara yang dilakukan adalah dengan mengajak para murid secara berkala berdonasi botol plastik bekas untuk membantu biaya pendidikan anak-anak dari keluarga pra-sejahtera di sekitar lingkungan TK SOS Desa Taruna Medan.
Program ini sekaligus merupakan bentuk kepedulian akan pendidikan bagi masyarakat di Kota Medan, serta bentuk kepedulian akan Kota Medan yang bersih dari sampah dengan mengajak semua pihak untuk serentak berkolaborasi termasuk anak usia dini.
Tak ketinggalan digitalisasi pembelajaran untuk anak dengan berbagai pihak termasuk para pihak di luar Kota Medan, merupakan program unggulan yang dimiliki.
Program ini juga didukung Kepala Bidang Pembinaan PAUD & PNF Dinas Pendidikan Kota Medan Ismail Marzuki Siregar, S.Pd, M.AP sebagai dinas yang menaungi, begitu pula dengan BBGP Provinsi Sumatera Utara dan relasi terhubung lainnya.
“Bersyukur itu pasti, dan tentunya bangga menjadi bagian dari kesempatan yang luar biasa ini. Sangat berharap praktik baik KUTU BIRU dengan MISI BERPELUKAN yang kami terapkan ini dapat menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Indonesia. Selanjutnya, saya berharap untuk bisa mengajak setiap PTK untuk serentak menciptakan ide-ide baru yang inovatif dan kreatif sehingga mampu menginspirasi dalam mewujudkan merdeka belajar menuju pendidikan anak usia dini yang semakin berkualitas,“ kata Elsa Inganta Br Bangun, S.Pd, S.Pd AUD, Kepala Sekolah TK SOS Desa Taruna Medan.
Untuk diketahui, TK SOS Desa Taruna Medan merupakan bagian dari SOS Children’s Villages Medan yang didirikan sebagai respons dari bencana Tsunami yang melanda Aceh 26 Desember 2004 silam. SOS Children’s Village Medan terletak di Medan Permai, 7 Km barat daya dari pusat kota. Medan, ibukota Provinsi Sumatera Utara, terkena dampak Tsunami yang lebih ringan dibandingkan kota lain seperti Banda Aceh dan Meulabouh. Namun setelah bencana itu terjadi, banyak warga Aceh yang hijrah ke Medan dan sampai saat ini, SOS Children’s Villages Medan menjadi rumah dan keluarga bagi anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tuanya.
SOS Children’s Villages Medan terdiri dari 15 rumah keluarga, sebuah kantor untuk ruangan administrasi dan medis, pusat kegiatan anak-anak yang berupa lab komputer, perpustakaan, alat musik dan tempat menari, serta sebuah aula multifungsi dan beberapa rumah staff.
TK SOS Desa Taruna Medan juga menempati area yang sama dan terdiri dari 3 kelas. TK SOS Desa Taruna Medan terbuka untuk umum bagi anak-anak di sekitar village. Tentunya, SOS Children’s Villages Medan juga sangat bangga atas pencapaian yang diraih Elsa Inganta Br Bangun, S.Pd, S.Pd AUD bersama tim di TK SOS Desa Taruna Medan.
Pencapaian yang diraih tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen SOS Children’s Villages dalam mendukung anak-anak Indonesia meraih masa depan yang cerah.
Tentunya dengan dukungan Sahabat SOS, pengelola yakin mampu menjalankan visi dan misi serta program kerja yang digagas demi masa depan anak-anak Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai SOS Children’s Villages di Indonesia, Sahabat SOS bisa mengunjungi https://www.sos.or.id/dukungan-anda . Kita hadir #BersamaUntukAnak, karena Anak Indonesia adalah Anak Kita.
Tentang SOS Children’s Villages
SOS Children’s Villages adalah organisasi sosial non-profit yang memberikan pengasuhan alternatif yang berkualitas dan penguatan keluarga bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orangtua.
SOS Children’s Villages juga secara aktif menyuarakan pemenuhan hak untuk setiap anak, terutama dalam hal pengasuhan. Didirikan pada tahun 1949 di Innsbruck, Austria, SOS Children’s Villages kini hadir di 136 negara termasuk Indonesia.
Selama 50 tahun di Indonesia, SOS Children’s Villages mengasuh dan mendampingi lebih dari 7.400 anak yang berada di 11 kota di Indonesia, yaitu: Lembang, Jakarta, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Bali, Flores, Banda Aceh, Meulaboh, Medan, dan Palu. Untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjungi: www.sos.or.id | @desaanaksos.*** (Ril/Zul Marbun)
