MPP Desak Kadisdik Tanjungbalai ‘Copot’ Kasek Terindikasi Gelapkan Aset Sekolah
Sejumlah Aktivis dari Lembaga Masyarakat Peduli Pendidikan saat berdialog dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai didampingi Staf.
T.BALAI: koranmedan.com
Masyarakat Peduli Pendidikan (MPP) mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai memberikan sanksi tegas dengan mencopot oknum Kepala Sekolah (Kasek) yang terindikasi menggelapkan aset sekolah.
Desakan itu dilontarkan sejumlah Aktivis Masyarakat Peduli Pedidikan yang tergabung dalam Lembaga Wanita Indononesia, Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor, Kesatuan Aksi Elemen Mahasiswa, dan Asosiasi Pewarta Independen Indonesia di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, Selasa (14/2/2023).
“Kami menemukan adanya indikasi penggelapan aset sekolah (komputer) yang sengaja dilakukan oleh oknum kepala sekolah berinisial ‘S’ untuk memperkaya diri sendiri maupun golongan. Ini merupakan prilaku yang tidak terpuji,” teriak Mahyuna, Agus dan Rizky secara bergantian.
Menurut Masyarakat Peduli Pendidikan, Kepala Sekolah berinisial ‘S’ tersebut memiliki rekam jejak buruk beberapa tahun terakhir dibuktikan dengan merebaknya indikasi penyalahgunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 – 2021 saat beliau menjabat Kepala Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Tanjungbalai Selatan.
“Segala bentuk indikasi penyelewengan dan penyalahgunaan dana BOS yang pernah beliau lakukan masih tersusun rapi dalam arsip kami, ditambah dugaan penggelapan aset sekolah tempat beliau menjabat sekarang menjadi bukti konkrit dunia pendidikan tidak butuh orang seperti ini,” tegas Agus Arianto didampingi rekan-rekannya.
Usai meluapkan kekecewaan atas ulah oknum Kasek tersebut melalui orasi di depan Kantor Dinas Pendidikan, Aktivis Masyarakat Peduli Pendidikan diterima langsung Kepala Dinas Pendidikan Hj. Delima didampingi Menejer BOS Bukhori Ginting dan Kabid Dikdas Danial di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan itu Kadis Pendidikan tak lupa berterima kasih kepada aktivis MPP yang telah memberikan perhatian penuh serta informasi kepada pihaknya terkait persoalan di dunia pendidikan khususnya Kota Tanjungbalai.
“Saya ucapkan terima kasih atas informasi ini, saya berjanji akan memanggil oknum Kepala SD berinisial ‘S’ tersebut untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban sesuai fakta dan bukti yang adik-adik sampaikan. Kalau memang terbukti kita beri sanksi tegas,” kata Kadis Pendidikan, Hj. Delima, mengakhiri.*** (Nazmi Hidayat S)
