Dana MTQ Kecamatan Pegagan Hilir Hanya Rp 12 Juta
Unsur panitia foto bersama di sela MTQ VII Kecamatan Pegagan Hilir.
PEGAGAN HILIR: koranmedan.com
Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) VII tingkat Kecamatan Pegagan Hilir tahun 2023 bertempat Desa Bukit Tinggi dibuka secara resmi oleh Camat Pegagan Hilir Abdimar Jahotlen Tamba, Kamis (23/2/2023).
Kegiatan dihadiri Ka. Kandepag Dairi Riswan Gaja, S.Ag MM beserta jajaran, Ketua Panitia Pelaksana MTQ, Ketua LPTQ Pegagan Hilir, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kepala SMP, SD, Kapala Desa se-Kecamatan Pegagan Hilir serta undangan lainnya.
Ketua panitia Ali imron Manik menyampaikan, pelaksanaan MTQ VII berdasarkan Surat Keputusan Camat Pegagan Hilir No. 04 tanggal 26/1/2023) tentang Pembentukan Panitia Pelaksana dan Penetapan Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) VII tingkat Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi.
MTQ diselenggarakan selama satu hari dengan 9 cabang perlombaan yang di ikuti 81 peserta. “Mari kita bersama-sama mendukung kegiatan ini, kiranya dapat berlangsung dengan baik dan sukses sampai penutupan,” kata Ketua Panitia.
Camat Pegagan Hilir dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak panitia, dimana atas kerja keras panitia lah MTQ dapat terlaksana dengan lancar sesuai harapan.
“Demikian pula bagi para orangtua kami agar menyerahkan sepenuhnya keikutsertaan peserta kepada dewan juri. Apa pun keputusan para dewan juri itulah keputusan terbaik yang akan kita sepakati. Dan bagi anak-anak sekalian saya ucapkan selamat bertanding semoga mendapat hasil yang memuaskan,”kata Camat.
Sebelumnya Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Dairi menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak pemerintah kabupaten Dairi yang telah menganggarkan dana untuk pelaksanaan MTQ melalui anggaran Camat di setiap kecamatan.
“Pemerintah membuat Pelaksanaan MTQ dilaksanakan sebagai motivasi buat kita umat Islam. Agar Alqur’an dapat dibaca, dipahami dan diamalkan,” ujar Camat.
Sementara Tonggo Banjarnahor selaku Kapala Desa Bukit Tnggi Kecamatan Pegagan Hilir berharap agar pelaksanaan MTQ dapat terlaksana dengan tertib dan lancar dengan didukung secara bersama-sama,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Ketua Pelaksana MTQ Kecamatan Pegagan Hilir menyebut, dana yang mereka kelola sangat minim.
Ia mengatakan dana yang diberikan dari pemerintah Kecamatan Pegagan Hilir hanya Rp.12 juta. Sementara dana yang dibutuhkan mencapai Rp. 50 juta.
“Untuk menanggulangi biaya yang kurang, tentunya kami menjalankan proposal ke BKM di Kecamatan Pegagan Hilir,” sebutnya.
Harapan kami untuk tahun yang akan datang agar Pemkab Dairi dapat menambah anggaran MTQ di tingkat kecamatan, harapnya.*** (mata)
