Tanjungbalai, (koranmedan.com) Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Tanjungbalai mengecam keras aksi pengancaman terhadap Pembina BKM Musholla Sepakat, H. Abdul Jamil sembari mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk meringkus pelaku.
Kecamanan itu dilontarkan Ketua DPD KNPI Tanjungbalai, Asmui Rasyid Marpaung didampingi Sekretaris Ade Fahriza dan Bendahara Heru Irawan Lobo, kepada koranmedan.com, Sabtu (04/03/2023).
“Atas nama DPD KNPI Kota Tanjungbalai kami mengecam keras tindakan tersebut, dan mendesak kepolisan menangkap pelaku intimidasi atau pengancaman terhadap Pembina BKM Musholla Sepakat,” kecam Asmui Rasyid Marpaung.
Asmui menilai jika kasus tersebut tidak terungkap maka akan menjadi preseden buruk bagi kinerja aparatur penegak hukum, dan menjadi angin segar terutama bagi yang tidak senang dengan gerakan pemberantasan narkoba.
“Seharusnya kita bersyukur masih ada masyarakat yang tetap peduli untuk memerangi peredaran narkoba di kota tercinta ini sehingga tidak menjadi kebiasaan bagi oknum tertentu untuk melakukan kesewenangan terlebih mengintimidasi masyarakat,” tegas Ketua DPD KNPI, Asmui Rasyid Marpaung.
Berdasarkan informasi yang beredar, sebelumnya masyarakat Kota Tanjungbalai sempat dihebohkan dengan perlakuan tidak menyenangkan dari seseorang berinisial SD terhadap salah seorang Pembina BKM Mushola sepakat H. Abdul Jamil terkait keluhan dan kekhawatiran masyarakat atas peredaran narkoba yang semakin merajalela didaerahnya.
H. Abdul Jamil atau yang akrab disapa Haji Badol sempat hendak diserang dan diancam akan dibunuh oleh oknum tersebut di halaman Musholla Sepakat, Jalan Pepaya, Lk II, Kelurahan TB Kota II, Kecamatan TB Selatan, dihadapan seluruh jemaah yang akan melaksanakan ibadah sholat maghrib pada Rabu (01/03/2023) lalu.
Atas hal tersebut, Asmui Rasyid Marpaung mengajak seluruh komponen Pemuda (OKP/OKI) memberikan dukungan penuh terhadap aparat hukum (Kepolisian) untuk meringkus dan sama mengecam tindakan pelaku pengancaman tersebut.
Nazmi Hidayat S
