Dishub Sumut Imbau Pengelola Moda Angkutan Lebaran 2023 Lakukan Persiapan Terbaik
Kadis Perhubungan Sumut, Agustinus Panjaitan didampingi Staf dan Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sumut Harvina Zuhra (kanan) saat memaparkan Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun 2023 di Sumut pada konferensi pers di Ruang IV Lantai 2 Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (5/4/2023).
MEDAN: koranmedan.com
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Dishub Sumut) Agustinus Panjaitan mengimbau seluruh pengelola moda angkutan Mudik Lebaran 2023 untuk melakukan persiapan terbaik guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Kadishub Sumut dalam Konferensi Pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Ruang IV lantai 2 Kantor Gubsu, Rabu (5/4/2023). Konferensi Pers dipandu Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sumut Harvina Zuhra.
Untuk memastikan kesiapan pelayanan itu, Tim Terpadu Dishub Sumut sebelum hari H puncak Mudik, kata Agustinus, akan melakukan serangkaian pengecekan seluruh moda angkutan mulai dari kondisi fisik angkutan hingga kondisi fisik dan psikis operator moda angkutan.
“Supir bus misalnya, sebelum membawa penumpang untuk berangkat mudik terlebih dahulu diperiksa kesehatan fisik dan psikisnya termasuk pemeriksaan urine apakah yang bersangkutan terpapar narkotika atau tidak. Jika diketahui sedang tidak sehat atau terpapar narkotika, maka supir tersebut tidak diperbolehkan membawa kendaraan,” tegas Agustinus.
Terkait ketersediaan moda angkutan khususnya di Sumut, menurut Agustinus sangat tersedia cukup baik untuk angkutan darat, laut atau perairan maupun angkutan udara.
“Dinas Perhubungan Sumut telah mengkalkulasi dan memetakan persiapan seluruh sarana dan moda angkutan yang berkaitan dengan arus mudik maupun saat balik seperti angkutan jalan, kereta api, penyeberangan dan angkatan laut maupun udara. Persiapan tersebut juga termasuk jalan yang dilalui atau lintasan serta dermaganya,” kata Agustinus.
Agustinus mengungkapkan arus mudik berlangsung sejak 17 hingga 21 April 2023 dan puncak arus mudik pada 20-21 April 2023. Arus balik pertama, 24 hingga 26 April 2023 dan arus balik kedua, 29 April hingga 2 Mei 2023.
Dari survei potensi pergerakan pemudik Lebaran 2023, kata Agustinus, pemudik banyak menggunakan transportasi, seperti mobil pribadi 22,07%, sepeda motor 20,30%, bus 18,39%, Kereta Api 11,09% dan mobil sewa 7,7%.
“Karena, sepeda motor tertinggi nomor dua, kita coba melakukan pengalihan penggunaan transportasi dari sepeda motor ke bus, seperti kita lakukan mudik gratis. Hal itu, untuk menekan angka kecelakaan lalulintas,” jelas Agustinus.
Dinas Perhubungan Sumut memperhitungkan jika arus mudik pada Idul Fitri 1444 H/2023 mereka yang akan pergi atau meninggalkan Sumut sekitar 4,4 juta orang. Sedangkan pemudik dari luar yang datang sekitar 2,3 juta orang.
“Untuk potensi pergerakan pemudik secara nasional mencapai 123,8 juta dan Sumatera Utara masuk sebagai peringkat ke-5 daerah asal pemudik, terbanyak setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jabodetabek, dan Jawa Barat,” ungkap Agustinus.
Sedangkan untuk daerah tujuan perjalanan, terbanyak Sumut pada peringkat ke-6 setelah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek dan DI Yogyakarta.
Pergerakan Penumpang Internal
Selain perjalanan pemudik Lebaran 2023, antar provinsi, Kadishub Agustinus Panjaitan juga mengungkapkan pihaknya melakukan perhitungan pergerakan penumpang internal tentang perjalanan pemudik antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi Sumut.
Kadishub Agustinus Panjaitan juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dengan kendaraan pribadi atau mobil agar memastikan kelayakan kendaraannya.
“Kemudian, patuhi lalulintas, melihat jam untuk mengemudi. Selalu istirahat di rest area, jangan menggunakan sepada motor dan pastikan menggunakan armada yang berizin,” pesan Kadishub Sumut Agustinus Panjaitan.*** (Zul Marbun)
