Mempertahankan Takwa Pasca Ramadhan
Al-Ustadz Andi Syahputra, M.Kom.I saat menyampaikan khutbah shalat Idul Fitri 1 Syawwal 1444 Hijriah di Masjid Taqwa Ranting Muhammadiyah Ar-Ridho Jalan Bajak IV Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas, Jumat 21 April 2023.
MEDAN: koranmedan.com
Setelah berpuasa Ramadhan selama satu bulan penuh, diharapkan umat Islam berubah menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Perubahan yang diinginkan tentunya lebih bertakwa, lebih tawadduk dan lebih Zuhud, serta lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan amal-amal shaleh yang lebih berkualitas.
Hal itu disampaikan Al-Ustadz Andi Syahputra, M.Kom.I dalam khutbah shalat Idul Fitri 1 Syawwal 1444 Hijriah di Masjid Taqwa Ranting Muhammadiyah Ar-Ridho Jalan Bajak IV Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas, Jumat 21 April 2023. Shalat Idul Fitri tersebut diikuti ratusan jamaah anggota dan simpatisan Ranting Muhammadiyah Ar-Ridho se Kecamatan Medan Amplas.
Lebih jauh dijelaskan Al-Ustadz, hendaknya puasa Ramadhan yang dilakukan tidak seperti puasa ular hanya untuk berganti kulit (casing) dan lebih banyak tidur. Juga tidak seperti puasa ayam saat mengeram telur tapi sifatnya tetap seperti ayam atau tidak berubah. Semestinyalah puasa kepompong yang ditiru yakni berubah menjadi kupu-kupu dan berubah pula orientasi makan dari memakan dedaunan berubah menjadi memakan sari bunga tanaman atau madu yang jauh lebih baik dari dedaunan.
“Seperti itu pulalah hendaknya manusia yakni berubah sikap setelah Ramadhan dengan memilih makanan terbaik yang halalan toyyiban seperti madu yang hanya dikonsumsi sekedarnya saja tapi bermanfaat bagi kesehatan tubuh,” ujar Al-Ustadz seraya mengajak untuk mempertahankan sikap keikhlasan dalam beramal yang niatnya semata karena Allah. Kemudian meyakinkan ihsan pada diri yakni senantiasa mengingat Allah dengan zikir dan beraktivitas sehari-hari dengan meyakini Allah senantiasa melihat segala gerak-gerik setiap hamba serta berbuat yang baik (khoir) dengan cara yang baik pula.
Selain itu, Al-Ustadz Andi Syahputra mengingatkan umat Islam pasca Ramadhan agar mendirikan shalat dengan cara yang lebih khusyuk, tenang (tuma’ninah). Jangan seperti pencuri dimana jetika menunaikan shalat selalu tergesa-gesa.
“Dengan perubahan sikap yang lebih baik dan berkualitas dalam beramal shaleh pasca Ramadhan, itu menunjukkan puasa yang dilakukan tidak hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja, tapi sudah meraih kesucian diri dan taqwa yang sebenar-benarnya. Semoga terus istiqamah hingga tiba Ramadhan tahun depan,” pesan Ustadz Andi Syahputra seraya mengajak jamaah agar usai Shalat Idul Fitri segera bersilaturahmi dengan kedua orangtua yakni ayah dan ibu. Jika telah meninggal ziarahi kuburnya dan do’akan agar dirahmati Allah hingga hari kiamat nanti.*** (War)
